Selasa, 29/09/2020 01:29 WIB

Sinovac Uji Coba Kandidat Vaksin COVID-19 pada Remaja dan Anak-anak

Sebagai bagian dari program itu, CoronaVac, yang diuji dalam uji coba skala besar tahap akhir di Brasil, Indonesia, dan Turki, telah diberikan kepada sekitar 90% karyawan perusahaan dan keluarganya.

Vaksinasi flu selama kehamilan aman bagi ibu dan anak-anak, sebuah studi baru ditemukan. Foto milik HealthDay News

Beijing, Jurnas.com - Produsen vaksin China, Sinovac Biotech berencana memulai uji klinis vaksin virus corona eksperimental dengan anak-anak dan remaja akhir bulan ini, memperluas uji coba pada suntikan yang sudah dalam tahap akhir studi dengan orang dewasa.

Menemukan vaksin yang bekerja untuk seluruh populasi, termasuk orang yang lebih muda, menjadi sangat penting untuk mencegah wabah virus melalui sekolah dan taman kanak-kanak, yang berpotensi mempengaruhi juga guru dan orang tua.

Sebanyak 552 peserta sehat berusia antara tiga dan 17 tahun akan menggunakan dua dosis CoronaVac yang terdaftar di Amerika Serikat (AS) atau plasebo dalam uji coba gabungan Fase 1 dan Fase 2 yang diperkirakan akan dimulai pada 28 September di provinsi Hebei, China utara.

"Persidangan telah disetujui oleh regulator China," kata juru bicara Sinovac.

China menginokulasi setidaknya puluhan ribu warganya yang meluncurkan vaksin virus korona eksperimental, menarik minat internasional dalam pengembangannya, meskipun para ahli mengkhawatirkan keamanan obat yang belum menyelesaikan pengujian standar.

Sebagai bagian dari program itu, CoronaVac, yang diuji dalam uji coba skala besar tahap akhir di Brasil, Indonesia, dan Turki, telah diberikan kepada sekitar 90% karyawan perusahaan dan keluarganya.

Data sejauh ini menunjukkan virus umumnya menyebabkan penyakit yang lebih ringan pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa, tetapi beberapa kasus anak-anak yang membutuhkan perawatan intensif juga telah dilaporkan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Beberapa ratus anak dirawat di rumah sakit AS dengan sindrom peradangan yang jarang tetapi parah, yang dapat mencakup gejala seperti demam, ruam, dan kelenjar bengkak, terkait dengan virus corona.

Awal bulan ini, Sinovac mengatakan, CoronaVac tampaknya aman dan mampu menginduksi antibodi untuk orang tua, sementara tingkat antibodi yang dihasilkan vaksin sedikit lebih rendah daripada yang terlihat pada orang dewasa yang lebih muda, mengutip hasil awal dari uji coba tahap awal hingga pertengahan. (Channelnewsasia)

TAGS : Sinovac Biotech Vaksin Virus Corona CoronaVac




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :