Senin, 21/09/2020 03:38 WIB

Wih, Saudi Siapkan Rp11.907 Triliun untuk Mega Proyek Pariwisata

Arab Saudi akan menginvestasikan $810 miliar atau Rp11.907 triliun untuk sebuah mega proyek peningkatan sektor pariwisata selama 10 tahun ke depan.

Mekkah kosong setelah dilakukan sterilisasi oleh kerajaan Arab Saudi (Foto: AFP)

Riyadh, Jurnas.com - Arab Saudi akan menginvestasikan $810 miliar atau Rp11.907 triliun untuk sebuah mega proyek peningkatan sektor pariwisata selama 10 tahun ke depan.

Dikutip dari Gulf News pada Rabu (16/9), investasi besar-besaran diharapkan dapat mengubah Arab Saudi menjadi salah satu tujuan wisata rekreasi terbesar di dunia pada 2030, menurut penelitian yang dilakukan oleh Dewan Atraksi Hiburan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Dikembangkan oleh Dana Investasi Publik, proyek pariwisata tersebut akan menempati kawasan seluas 64.634 kilometer persegi, dengan perkiraan nilai melebihi $810 miliar menurut Kementerian Pariwisata.

NEOM dengan anggaran $500 miliar atau Rp7.350 triliun akan memimpin daftar mega proyek yang akan menghasilkan kota mega berkelanjutan yang futuristik, diikuti oleh Proyek Qiddiya senilai $10 miliar, yang tersebar di 334 kilometer persegi di Riyadh.

Proyek ketiga adalah Amaala, atau Saudi Riviera yang terletak di wilayah utara seluas 3.800 kilometer persegi, dan mengembangkan pulau-pulau di Laut Merah dengan luas total 34.000 kilometer persegi.

"Arab Saudi memiliki serangkaian rencana dan atraksi dinamis yang direncanakan selama beberapa tahun ke depan, yang masing-masing akan menambah sektor rekreasi yang berkembang pesat. Proyek-proyek tersebut dilaksanakan sejalan dengan Visi 2030, yang akan mengubah seluruh lanskap ekonomi dan pariwisata tidak hanya di Arab Saudi, tetapi juga seluruh kawasan Timur Tengah, yang akan berdampak positif besar-besaran pada industri pariwisata rekreasi," kata Mishal Al Hokair, seorang anggota dewan dewan.

"Setelah situasi Covid-19 saat ini membaik, investasi dan pengembangan di sektor pariwisata Arab Saudi akan membawa peluang besar bagi industri. Saatnya semua orang bersiap untuk pertumbuhan besar berikutnya," sambung dia.

Kementerian Pariwisata Saudi juga akan mengembangkan museum di berbagai wilayah Saudi, dan melestarikan warisan Saudi dengan biaya lebih dari $1,3 miliar.

"Arab Saudi memperkirakan pariwisata nasional akan berkontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto sebagai sektor ekonomi nonmigas yang paling berkembang," terang kementerian tersebut dalam sebuah laporan.

Jumlah total perjalanan turis masuk dan keluar di Arab Saudi diharapkan mencapai 62 juta perjalanan, di mana pendapatan pariwisata diperkirakan akan melebihi $37 miliar pada akhir 2020.

TAGS : Arab Saudi Sektor Pariwisata




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :