Jum'at, 30/10/2020 15:14 WIB

Kostratani Siap Edukasi Penyuluh dan Petani di Pringsewu, Lampung

Kehadiran Kostratani menjadi sarana edukasi bagi pelaku pertanian yakni penyuluh, petani, dan kelompok tani (poktan).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gading Rejo, Pringsewu, Jumat (4/9).

 Pringsewu, Jurnas.com - Wakil Bupati Pringsewu, H. Fauzi menyatakan siap mendukung penuh program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian di Kabupaten Pringsewu.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gading Rejo, Pringsewu, Jumat (4/9).

Pada kesempatan tersebut, Fauzi mengatakan kehadiran Kostratani menjadi sarana edukasi bagi pelaku pertanian yakni penyuluh, petani, dan kelompok tani (poktan).

"Dengan adanya Kostratani akan membawa kemajuan baik dari segi peningkatan kapasitas SDM maupun produktivitas hasil sehingga ikut meningkatkan kesejahteraan petani dan penyuluh," kata Fauzi.

Sementara itu, Dedi memuji tingginya produktivitas padi di Kabupaten Pringsewu tepatnya di Kecamatan Pardasuka yang menghasilkan 8 ton per hektare. Hal ini tidak lepas dari peran pelaku pertanian yakni, penyuluh, petani dan poktan.

"Kunci keberhasilan pembangunan pertanian diawali dari kebangkitan SDM. Percuma kita punya senjata canggih dan mematikan jika tidak ada penembaknya. Artinya SDM sangat besar peranannya. SDM di pertanian sendiri adalah petani, poktan, gapoktan, penyuluh, praktisi pertanian dan masih banyak lagi," ujar Dedi.

Dedi menyampaikan, peran Kostratani yang harus dijalankan selain sebagai pusat data dan informasi, juga menjadi pusat pembelajaran, konsultasi agribisnis, termasuk juga pusat pengembangan jejaring kemitraan.

"Kostratani ini menjadi menu lengkap dalam gerakan pembangunan pertanian," terangnya.

Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Abdul Roni Angkat, menyampaikan Bapeltan Lampung sebagai salah satu UPT vertikal Kementan siap mendukung penguatan BPP Kostratani melalui pendampingan dan pengawalan salah satunya dengan pelatihan tematik atau teknis.

Roni mengatakan, Kostratani mendukung dan terlibat langsung pada seluruh program Kementan. Selain itu, Kostratani juga sebagai pelaksana utama program strategis Kementan.

"Untuk itu Bapeltan Lampung siap menjadi garda terdepan melakukan pelatihan vokasi dan tematik untuk mewujudkan SDM pertanian yang profesional, berdaya saing dan berjiwa wirausaha," katanya.

Roni juga menjelaskan pada pelaksanaannya, Kostratani juga bekerjasama dengan PJ Provinsi yaitu Kostrawil, PJ Kabupaten yaitu Kostrada, dan Kostratanas ditingkat pusat.

Pada beberapa kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo  menyampaikan bahwa Kostratani adalah gerakan pembaharuan pertanian untuk mendorong keberhasilan pembangunan pertanian.

"BPP Kostratani terus diperkuat karena BPP Kostratani adalah rumahnya penyuluh, dan dari sana juga petani bisa mendapatkan banyak informasi untuk meningkatkan produksi," kata Syahrul.

TAGS : Dedi Nursyamsi BPP Gading Rejo Pringsewu Kostratani Kementan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :