Sabtu, 31/10/2020 09:14 WIB

Pulihkan Penumpang, AirAsia Indonesia Kampanye Waktunya Terbang

AirAsia melakukan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan kenyamanan para tamu.

AirAsia Indonesia bersama INACA menggelar Safe Travel Compaigne bertajuk

JAKARTA, Jurnas.com – Pandemi Cvovid-19 telah membuat penumpang maskapai udara turun drastis, terutama pada masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan beberapa waktu lalu.

Di masa kebiasaan baru atau new normal, geliat masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara mulai tumnbuh, meskipun masih jauh dari jumlah penumpang sebelum pandemi covid-19.

Untuk memulihkan penumpang pesawat udara, maskapai penerbangan AirAsia Indonesia menggelar kampanye keamanan dan kenyamanan perjalanan udara (safe travel campaign ) bertajuk “Waktunya Terbang” di Jakarta dan Bali, Jumat-Sabtu (28-29/8/2020).

Kampanye ini berkolaborasi dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA), PT Angkasa Pura (AP) I, PT Angkasa Pura (AP) II, Airnav Indonesia, dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

“Ini merupakan upaya kolaboratif untuk menumbuhkan kembali minat masyarakat terhadap transportasi udara serta memulihkan perekonomian lokal dan pariwisata domestik,” kata Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga.

Vera mengatakan, sebagai bagian dari industri penerbangan nasional, AirAsia Indonesia turut berperan aktif mendorong terciptanya layanan transportasi udara yang mudah, nyaman dan terjaga. Kami terus memastikan keamanan operasional mulai dari di darat hingga di udara sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk kembali terbang.

“AirAsia melakukan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan kenyamanan para tamu dengan memasang pembatas transparan di konter check-in dan meminimalkan kontak antara tamu dan petugas melalui fasilitas check-in online di web atau aplikasi AirAsia. Keamanan selama penerbangan semakin terjaga dengan fitur penyaring udara HEPA yang dapat memperbarui udara di dalam kabin setiap 2-3 menit,” kata Vera.

Sedangkan pemilihan Bali sebagai sebagai destinasi tujuan safe travel campaign didasari oleh hasilsurvey digital AirAsia yang menunjukkan Bali sebagai destinasi favorit pelanggan AirAsia dengan 45 persen pelanggan memilih Bali sebagai destinasi untuk dikunjungi.

“Sejalan dengan itu, kami akan membuka kembali penerbangan dari h ub kami di Bali ke Labuan Bajo, Lombok, Yogyakarta, dan Solo secara bertahap mulai September 2020 ,” tambah Vera.

Dalam penerbangan QZ 7520 rute Jakarta-Bali, AirAsia membagikan hygiene kit dan menyampaikan edukasi kepada para tamu AirAsia mengenai prosedur keamanan baik di darat maupun di udara yang  wajib mengenakan masker sebelum, selama dan sesudah penerbangan, menjalankan pemeriksaan kesehatan dan suhu tubuh sebelum terbang, membersihkan tangan secara rutin, menjaga kebersihan diri, mengikuti marka jaga jarak aman dan memperhatikan arahan awak kabin selama berada di pesawat.

AirAsia terus mengimbau seluruh pelanggan yang akan bepergian untuk selalu mengikutiarahan protokol kesehatan untuk mendukung terciptanya ekosistem transportasi dan pariwisata yang aman dan nyaman demi kepentingan bersama.

Selain itu, seluruh awak kabin AirAsia telah menjalankan tes kesehatan, mengenakan masker,sarung  tangan dan f ace shield , dan telah terlatih untuk melakukan pengawasan secara periodik terhadap seluruh tamu selama penerbangan. Semua pelayanan di dalam pesawat termasuk penyajian makanan dilakukan sesuai standar keamanan dan kesehatan yang berlaku. Seluruh armada AirAsia telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters) yang dapat memperbarui udara di kabin setiap 2-3 menit dan menyaring 99.9% partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri. Sebelum penerbangan dilaksanakan, kabin pesawat disemprotkan cairan desinfektan dan kemudian pesawat didesinfeksi secara menyeluruh segera setelah selesai penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia.

AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

TAGS : AirAsia Indonesia safe travel campaign




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :