Selasa, 29/09/2020 04:01 WIB

Ada Penembakan di Gedung Putih, Trump Langsung Dievakuasi

 Insiden itu terjadi tepat di luar halaman Gedung Putih dekat dengan Lafayette Square.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Foto: AFP)

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendadak dievakuasi dari Gedung Putih di tengah konferensi pers pada Senin (11/8). Hal itu dilakukan setelah adanya tembakan di luar Gedung Putih.

Dilansir dari CNN, Trump kembali ke ruang briefing beberapa menit kemudian untuk mengonfirmasi penembakan tersebut.

"Ada penembakan di luar Gedung Putih dan tampaknya terkendali dengan sangat baik. Saya ingin berterima kasih kepada Dinas Rahasia karena melakukan pekerjaan mereka yang selalu cepat dan sangat efektif," kata Trump.

Setelah kembali ke podium, Dinas Rahasia AS berkicau, "Dinas Rahasia mengkonfirmasi bawah ada seorang petugas yang terlibat penembakan di 17th Street dan Pennsylvania Ave. Petugas penegak hukum ada di tempat kejadian."

Seorang pejabat senior administrasi mengatakan ada penembak aktif di dekat Gedung Putih dan penembak itu sudah ditahan. Insiden itu terjadi tepat di luar halaman Gedung Putih dekat dengan Lafayette Square.

Trump tidak mengucapkan kata-kata selama upaya pertama pengarahan ketika keamanan masuk ke ruangan dan memintanya untuk meninggalkan daerah itu.

"Permisi?" Trump bertanya ketika keamanan mendekat.  "Keluarlah," kata agen itu.

"Oh," kata Trump sebelum meninggalkan ruangan.

Ketika kembali ke ruang briefing, Trump mengatakan telah dibawa ke Oval Office saat dievakuasi. "Saya merasa sangat aman dengan Dinas Rahasia. Mereka orang-orang hebat. Mereka yang terbaik dari yang terbaik. Mereka sangat terlatih," kata Trump kepada wartawan.

"Mereka hanya ingin aku menyingkir sebentar hanya untuk memastikan bahwa semuanya jelas di luar," sambungnya.

Trump mengatakan dia telah bertanya apakah fasilitas Gedung Putih dilanggar. "Saya tidak berpikir orang itu melanggar apa pun," tambahnya. "Saya tidak percaya ada yang dilanggar. Saya mengajukan pertanyaan itu."

TAGS : Penembakan Gedung Putih Donald Trump Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :