Kamis, 24/09/2020 14:38 WIB

Sentimen Covid-19, IHSG Anjlok 18,3 Persen

Sepanjang tahun ini IHSG mencapai level terendah yang terjadi pada 24 Maret 2020 yakni di level 3.937

Kantor Bursa Efek Indonesia (Pasar Dana)

Jakarta, Jurnas.com - Sektor pasar modal Indonesia ternyata juga terkena imbas dari pandemi Covid-19. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena sentimen negatif pandemi global ini hingga anjlok 18,3 persen.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi dalam Pembukaan Perdagangan HUT ke-43 Pasar Modal, Senin (10/8/2020).

"Sepanjang tahun 2020 ini kinerja IHSG mengalami penurunan sebesar 18,3 persen yang dipengaruhi oleh respons pasar terhadap pandemi Covid-19 dan hal ini terjadi di mayoritas bursa efek global," ujar Inarno.

Inarno menambahkan, sepanjang tahun ini IHSG mencapai level terendah yang terjadi pada 24 Maret 2020 yakni di level 3.937 atau turun minus 37,5% dibanding penutupan perdagangan tahun 2019.

"Namun, puji syukur pada Jumat, 7 Agustus 2020 IHSG dapat kembali meningkat ke level 5.143 atau naik 30,6 persen sejak level terendah," kata dia.

eskipun tahun ini diwarnai dengan pandemi Covid-19, sampai dengan minggu lalu BEI berhasil memfasilitasi 34 perusahaan tercatat baru sepanjang tahun 2020 dan ini merupakan pencapain tertinggi di Asean dalam tiga tahun terakhir berturut-turut.

"Dan hari ini kita juga akan menyambut satu perusahaan lagi di BEI yaitu PT Sumber Global Energy Tbk sehingga total terdapat 35 perusahaan tercatat baru dan menjadikan perusahaan tercatat di BEI mencapai 699 perusahaan," ucap Inarno.

Tidak hanya itu, Inarno menyampaikan, pada perayaan HUT ke-43 Pembukaan Perdagangan Pasar Modal hari ini, pihaknya mencatatkan pencapain lain yaitu penambahan total investor di pasar modal Indonesia yang telah mencapai 3,02 juta investor.

"(Angka ini) tumbuh lebih dari tifa kali lipat sejak tahun 2016. Satu hal yang menarik adalah adanya peningkatan jumlah investor ritel yang aktif bertransaksi saham sejak Maret 2020 meski berada dalam kondisi PSBB," tuturnya.

 

 

 

 

 

TAGS : saham IHSG BEI Inarno Djayadi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :