Sabtu, 19/09/2020 22:47 WIB

Ini Wajib Dilakukan Bila Alami `Pilek` Pada Organ Intim

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri infeksi Neisseria Gonorrhoeae dan dapat menular dari orang ke orang.

Ilustrasi menahan sakit.(Foto : Google)

Jakarta, Jurnas.com – Pernahkah Anda mendengar Gonore (GO)? Gonore bagi pengertian awam sering diistilahkan dengan ‘pilek pada alat kelamin’. Penyakit ini dapat disembuhkan jika segera diobati.

GO yang merupakan salah satu Infeksi Menular Seksual (IMS) yang berbahaya ini jika tidak diobati maka akan meningkatkan berbagai macam risiko, antara lain risiko kemandulan serta infeksi janin. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak perlu malu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri infeksi Neisseria Gonorrhoeae dan dapat menular dari orang ke orang. Bakteri ini ditularkan ketika melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi atau melakukan kontak dengan cairan tubuh mereka, baik secara vaginal maupun anal. Bahkan, dapat menular dari ibu kepada anak selama proses persalinan.

“Faktor risiko GO, yaitu mereka yang berusia produktif (15-49 tahun) memiliki perilaku seksual aktif yang tidak aman, mengobati diri sendiri dengan membeli obat yang tanpa anjuran dokter, sehingga mengalami masa inkubasi yang pendek.” Jelas dr. Anthony Handoko.

Anthony Handoko, yang juga CEO Klinik Pramudia juga menerangkan bahwa GO pada dasarnya ditularkan lewat hubungan seksual. Meskipun agak jarang terjadi, GO yang tidak diobati juga dapat menyebar ke darah atau sendi Anda dan bisa mengancam jiwa. GO yang tidak diobati, pada beberapa kasus, meningkatkan peluang untuk mendapatkan atau menularkan HIV AIDS.

Tanda atau gejala yang bisa dikenali yakni keluarnya nanah dari organ genital seperti ingus makanya disebut pilek. Ujung penisnya atau lubang kemih akan lebih merah dan bengkak sehingga muncul rasa sakit saat berkemih.

Gejala ini biasanya lebih sering dialami pria ketimbang wanita. Namun tetap harus diwaspadai. Infeksi GO berat dan lanjut pada wanita dapat menyebabkan penularan infeksi GO ke bayi saat proses melahirkan dan infertilitas (kemandulan). Infertilitas pun bisa terjadi jika GO terjadi pada pria.

Anthony juga menjelaskan bahwa sebenarnya jarang terjadi kekambuhan pada infeksi gonore bila ditangani dengan benar dan tepat, kecuali jika pasien mendapat infeksi baru melalui kontak seksual lainnya atau terdapat ko-morbiditas dengan penyakit infeksi menular seksual lain, yaitu infeksi Chlamydia. Maka, pengobatan penting dilakukan secara rutin.

 

TAGS : Gonore Anthony Handoko Klinik Pramudia penyakit




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :