Rabu, 23/09/2020 16:22 WIB

Kunjungan Kepala Kesehatan AS ke Taiwan Kemungkinan Bikin China Geram

Kunjungan ini disebut akan semakin memperburuk hubungan Beijing-Washington di sektor perdagangan, pandemi dan hak asasi manusia.

Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat, Alex Azar (Foto: Tom Brenner/Reuters)

Taipei, Jurnas.com  - Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS), Alex Azar akan mengunjungi Taiwan dalam beberapa hari mendatang.

Kunjungan Azar ini disebut akan semakin memperburuk hubungan Beijing-Washington di sektor perdagangan, pandemi dan hak asasi manusia, bahkan ketika Taiwan menyambut baik dukungan dalam menghadapi tekanan China yang tak henti-hentinya.

Dilansir dari Reuters, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan, Azar selama kunjungan akan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, yang mungkin membuat marah China lebih lanjut.

"Taiwan telah menjadi model transparansi dan kerja sama dalam kesehatan global selama pandemi COVID-19 dan jauh sebelum itu," kata Azar dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap dapat menyampaikan dukungan Presiden Trump untuk kepemimpinan kesehatan global Taiwan dan menggarisbawahi keyakinan bersama bahwa masyarakat yang bebas dan demokratis adalah model terbaik untuk melindungi dan mempromosikan kesehatan," sambungnya.

Pada kunjungan bersejarah itu, Azar akan ditemani kepala petugas medis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Mitchell Wolfe dan anggota administrasi lainnya.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan kunjungan itu menunjukkan dukungan tegas Washington untuk Taiwan dan kedekatan hubungan kedua negara.

Taiwan secara khusus berterima kasih kepada AS atas permintaannya untuk mendapatkan akses bermakna ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama pandemi.

Taiwan bukan anggota karena keberatan China. Beijing menganggap pulau itu hanya salah satu provinsi di Tiongkok. Taiwan mengecam upaya China untuk memblokir aksesnya, meskipun Beijing mengatakan pulau itu telah diberi bantuan yang dibutuhkannya.

AS, seperti kebanyakan negara lain, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, setelah meninggalkan Taipei untuk mendukung Beijing pada 1979, tetapi merupakan pemasok senjata utama dan pendukung terkuat di panggung internasional.

Gina McCarthy, yang saat itu menjadi kepala Badan Perlindungan Lingkungan, adalah pejabat tingkat kabinet AS terakhir yang mengunjungi pulau itu, pada tahun 2014. Posisinya secara teknis berperingkat lebih rendah daripada Azar.

Taiwan menuai pujian atas tanggapannya terhadap pandemi virus corona yang menyebabkan COVID-19. Sejauh ini jumlah kasusnya tetap rendah karena langkah-langkah pencegahan yang efektif dan dini.

Pada April, Azar mengadakan teleconference dengan Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung, yang juga akan ia temui dalam perjalanannya.

Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang baru pada Maret yang bertujuan meningkatkan dukungan untuk peran internasional Taiwan. China mengancam akan membalas dendam yang tidak ditentukan.

TAGS : Amerika Serikat China Alex Azar Taiwan Perang Dagang




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :