Rabu, 23/09/2020 16:20 WIB

Optimalkan Peran Kostratani, Penyuluh Dampingi Petani di Kabupaten Banjar

Penyuluh mendampingi petani pada saat ubinan. (Foto: BPPSDMP)

Banjar, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan sinergi dalam pembangunan pertanian. Salah satunya dengan memantapkan peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Kecamatan.

 

Di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, peran Kostratani dioptimalkan dalam mendampingi petani melakukan kegiatan usahatani termasuk melakukan ubinan.

Kordinator Kostratani Kecamatan Aluh – Aluh, Abdul Razak, mengatakan Penyuluh dan Mantri Tani saat ini sedang giat-giatnya melakukan pengawalan dan pendampingan kepada Kelompok Tani (Poktan).

"Salah satu bentuk pendampingan yang dilakukan adalah dengan melakukan ubinan tanaman padi varietas Arjuna dan Haidir," ungkap Abdul Razak.

Penyuluh pertanian Syamsuddin, bersama Samaniah, Mantri Tani di Desa Simpang Warga Dalam melaporkan hasil ubinan di Poktan Karya Membangun mencapai 3,8 kilogram atau 6,8 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP) dengan varietas Arjuna.

"Ubinan juga dilakukan di poktan Bina Warga dengan hasil 4 kilogram atau 6,4 ton per hektare GKP," ujar Syamsuddin.

Sinergi antara petani dan penyuluh pertanian dalam mengelola usaha tani merupakan wujud dari dukungan terhadap program Kementerian Pertanian untuk menjaga stok bahan pokok.

Di tempat lain, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran Kostratani sangat dibutuhkan khususnya untuk membantu petani meningkatkan produktivitas.

"Target Kementerian Pertanian adalah peningkatan produktivitas 7% pertahun. Hal Ini dapat terwujud bila ada yang menggerakkan. Siapa yang menggerakkan? tentunya penyuluh dan petani dengan didukung Kostratani," ujar Syahrul

Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, peran Kostratani menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Kostratani ini ibarat menu lengkap, dari hulu hingga hilir pertanian akan menjadi maju, mandiri dan modern. Apalagi di saat ini COVID-19 dan masa New Normal ini, peran Kostratani ini menjadi meningkat dalam menyediakan stok pangan," tegas Dedi.

TAGS : Dedi Nursyamsi Penyuluh Pertanian Kostratani




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :