Sabtu, 26/09/2020 07:53 WIB

Sinergi Petani dan Kostratani Kabupaten Merangin Tanam Padi Jaga Stok Bahan Pokok

Kementerian Pertanian terus menggalakkan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam (GPOT)

Kementerian Pertanian terus menggalakkan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam (GPOT)

Jakarta, Jurnas.com - Selama bulan Juni sampai September 2020, Kementerian Pertanian terus menggalakkan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam (GPOT). Percepatan tanam bertujuan mengamankan produksi dan menjaga stabilitas pangan serta menjaga ketahanan pangan nasional.

Sebagai stimulus diberikan bantuan sehingga petani bersedia lakukan olah tanah dan tanam kembali, diantaranya seperti bantuan benih, alat mesin pertanian, pupuk bahkan bantuan dana asuransi pertanian dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan begitu, pasca pandemi Indonesia diharapkan terhindar dari krisis pangan

Kegiatan tanam untuk menjaga ketersediaan pangan juga telah dilaksanakan oleh Kostratani Kabupaten Merangin tepatnya di Kelompok Tani Setia Kawan, Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Diketuai oleh Hasan Basri, Kelompok Tani Setia Kawan menanam padi sawah di lahan seluas 10 hektare dengan varietas Inpari 30.

Emelyati, penyuluh wilayah binaan Desa Karang Berahi mengaku senang dengan kegiatan tanam ini. Ia mengatakan bahwa pada kondisi apapun petani tetap bekerja dengan semangat dan berharap hasil panen nantinya bisa memenuhi ketersediaan pangan di Kabupaten Merangin khususnya.

Sinergi antara petani dan penyuluh pertanian dalam mengelola usaha tani merupakan wujud dari dukungan terhadap program Kementerian Pertanian untuk menjaga stok bahan pokok.

Koordinator Penyuluh di BPP Kecamatan Pamenang, Arpan menyampaikan “Kami segenap penyuluh pertanian akan terus melakukan supervisi dan pengawalan terhadap kegiatan utama Kementerian Pertanian salah satunya ialah mengoptimalkan Kostratani,” ujar Arpan.

Di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran Kostratani sangat dibutuhkan khusunya untuk membantu petani meningkatkan produktivitas.

Target Kementerian Pertanian yaitu peningkatan produktivitas 7% pertahun. Ini terjadi kalau ada yang menggerakkan. Dan yang menggerakkan itu tentunya penyuluh dan petani dengan didukung Kostratani," ujar Syahrul

Dalam kaitannya dengan Kostratani, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan, Kostratani adalah Komando Strategis Pembangunan Pertanian dan berada di tingkat Kecamatan.

"Kostratani mendukung dan terlibat langsung pada seluruh program Kementan. Kostratani juga sebagai pelaksana utama program strategis Kementan," tutup Dedi.

TAGS : Sinergi Petani Kostratani Kabupaten Merangin Tanam Padi Dedi Nursyamsi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :