Rabu, 21/10/2020 11:17 WIB

Kematian Akibat COVID-19 Tembus 155.000, Guru AS Protes Sekolah Dibuka

Mereka juga menuntut bantuan keuangan untuk orang tua yang membutuhkan, termasuk bantuan sewa dan hipotek, moratorium penggusuran dan penyitaan serta bantuan tunai.

Para guru dan siswa AS memprotes selama hari perlawanan nasional ketika mereka menuntut pendekatan yang aman dan didanai penuh untuk membuka kembali sekolah selama pecahnya COVID-19 di Los Angeles, California, AS, pada 3 Agustus 2020. (Foto oleh Reuters)

Washington, Jurnas.com - Para guru dan staf sekola di seluru wilayah Amerika Serikat (AS) memprotes pembukaan kembali sekolah-sekolah di tengah meningkatnya angka kasus virus corona yang disebabkan COVID-19.

Mereka berunjuk rasa di lebih dari 35 distrik sekolah, termasuk Los Angeles, Chicago, Milwaukee dan Philadelphia, menyerukan pendekatan yang aman, ilmiah, adil secara adil dan sepenuhnya didanai untuk membuka kembali sekolah selama pecahnya COVID-19.

Para guru dan staf menuntut agar rencana pembukaan kembali sekolah yang direncakan pada Agustus dan September ditangguhkan hingga data ilmiah mendukung kebijakan tersebut.

Mereka juga menuntut agar ditetapkannya protokol keselamatan seperti kehadiran sisawa yang lebih sedikit dan dilakukan pengujian virus di terapkan di sekolah. Mereka juga menyerukan agar setiap sekolah memiliki sejumlah konselor dan perawat.

Mereka juga menuntut bantuan keuangan untuk orang tua yang membutuhkan, termasuk bantuan sewa dan hipotek, moratorium penggusuran dan penyitaan serta bantuan tunai.

 

"Saya tidak ingin menempatkan siswa saya atau saya sendiri dalam bahaya. Saya tidak ingin menjadi eksperimen," kata seorang guru sekolah dasar Chicago.

Para guru di Lincoln, Nebraska, protes mengatakan mereka meminta Gubernur Republik Pete Ricketts tidak mencoba membunuh anak-anak.

Jumlah kematian akibat COVID-19 di AS mengalami kenaikan untuk keempat kalinya dalam sepakan, lebih dari 8.500 meninggal dalam waktu tujuh hari hingga 2 Agustus. Sementara itu, jumlah kasus baru mengalami penurunan selam dua pekan berturut-turut.

Sejauh ini, lebihy dari 155 ribu orang yang meninggak dunia akibat COVID-19 di wilayah AS. Total lebih dari 2,7 juta kasus COVID-19 kini tercatat di AS. Baik untuk total kasus maupun total kematian, AS menempati poisisi pertama sebagai kasus tertinggi di sunia.

TAGS : Amerika Serikat Kasus COVID-19 Sekolah Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :