Sabtu, 08/08/2020 04:13 WIB

Penyuluh Merangin Dampingi Petani Manfaatkan Alsintan saat Panen

Panen yang dilakukan petani Merangin bisa membantu menjaga ketersediaan pangan.

Petani sedang menggiling gabah. (Foto: BPPSDMP)

Merangin, Jurnas.com – Penyuluh pertanian di Kabupaten Merangin tidak pernah berhenti mendampingi petani. Selain olah lahan dan tanam, para penyuluh juga mendampingi petani menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) saat panen.

Di Desa Kapuk, Kecamatan Tabir Ulur, Kabupaten Merangin, para petani melakukan panen dengan menggunakan Power Tresher untuk proses perontokan padi. Kegiatan panen padi ini dilakukan oleh kelompok Tani (Poktan) Karya Utama dengan luas panen 5 hektar dengan menggunakan varietas Inpari 30.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan panen yang dilakukan petani Merangin bisa membantu menjaga ketersediaan pangan.

Menurutnya, ketersediaan pangan, khususnya beras merupakan makanan pokok masyarakat, sangat penting untuk selalu ada di masa pandemi Covid-19 . Untuk itu Menta SYL meminta agar insan pertanian terus bergerak aktif, demi menjaga ketersediaan stok pangan.

"Walau dalam kondisi pandemi covid-19, don’t stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur lebih dari satu bulan,” kata Mentan Syahrul, Rabu (29/07).

Sejalan dengan arahan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nuryamsi meminta kepada para penyuluh pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani.

"Pendampingan harus terus dilakukan penyuluh agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan, karena kita ingin untuk mandiri pangan,” jelas Dedi.

Penyuluh pertanian Desa Kapuk, Rabli Kurniawan, mengatakan bahwa panen sekarang ini merupakan panen yang kedua pada tahun ini.

“Dalam kondisi pandemi covid 19 petani tetap semangat dan berikutnya menunggu musim penghujan lagi untuk mulai olah tanah dan semai Kembali,” ungkap Rabli.

Sementara Zul Hendri, selaku Koordinator Tabir Ulu, juga menjelaskan jika petani dan penyuluh tetap semangat untuk selalu lakukan percepatan tanam.

"Petani dan penyuluh terus semangat melakukan tanam padi di lahan demi tercapainya ketahanan pangan. Kami harapkan kegiatan senantiasa berlangsung terkhusus di Kecamatan Tabir Ulu,” ujar Zul Hendri.

Selanjutnya Zul Hendri juga menambahkan para petani mempercepat pengolahan lahan untuk menjamin ketersediaan pangan, dengan cara mendayagunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan maksimal. Dampaknya positif, pengerjaan pengolahan lahan lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga.

TAGS : Penyuluh Merangin Alat Mesin Pertanian Dedi Nursyamsi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :