Kamis, 24/09/2020 16:01 WIB

Masjid Agung Siap Terima Jemaah Haji 2020

Sebagai bagian dari langkah pencegahan untuk menghentikan penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), jalur masuk dan keluar secara khusus telah diatur di Masjidil Haram untuk para jemaah haji.

Jemaah yang dipilih melakukan haji tahun ini memulai karantina tujuh hari pada hari Minggu (File / AFP)

Jeddah, Jurnas.com - Protokol kesehatan dan keselamatan sudah disiapkan untuk Masjid Agung di Makkah untuk menerima jamaah di Tarwiyah, hari kedelapan haji.

Dilansir dari Press TV, Asisten Komandan Pasukan Keamanan Haji untuk Masjidil Haram, Mayjen Mohammed bin Wasl Al-Ahmadi mengumumkan, persiapan akhir untuk hari pengambilan air telah selesai.

Sebagai bagian dari langkah pencegahan untuk menghentikan penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), jalur masuk dan keluar secara khusus telah diatur di Masjidil Haram untuk para jemaah haji.

Rute khusus jemaah membentang dari bagian selatan dan barat masjid, serta di sekitar dan area Sa`i. Rencana keamanan haji tahun ini didasarkan pada organisasi, keamanan, kemanusiaan, dan perawatan kesehatan.

Saudi Electricity Co (SEC) mengatakan semua hal sudah diatur untuk memastikan layanan yang terbaik untuk jemaah selama musim haji di Mekah dan tempat-tempat suci lainnya.

Kepala sektor barat SEC dan penyelia umum untuk haji, Abdul Salam bin Rashid Al-Omari mengatakan, rencana operasional perusahaan dilaksanakan di bawah payung Kementerian Energi dan dalam koordinasi dengan berbagai lembaga pemerintah.

"Rencana operasional dilaksanakan oleh 500 insinyur, teknisi, dan spesialis, dan kader nasional terlatih, untuk memastikan keandalan layanan listrik, disertai oleh 66 tim teknis darurat dan pemeliharaan di semua lokasi," ujarnya.

"Perusahaan mengalokasikan banyak kader teknis dan khusus untuk bekerja jarak jauh tahun ini, menerapkan tindakan pencegahan untuk kondisi kesehatan saat ini dan pandemi COVID-19, mendukung kader yang berlokasi di berbagai tempat suci sepanjang musim haji," tambahnya.

Al-Omari mencatat, beberapa proyek listrik baru, berjumlah sekitar SR1,3 miliar ($ 346 juta), untuk menghasilkan, mentransmisikan, dan mendistribusikan daya telah dilaksanakan tahun ini di Mekah dan di tempat-tempat suci dalam persiapan untuk musim haji.

Ia mengatakan bahwa stasiun transmisi seluler juga telah didirikan di tempat-tempat suci dengan biaya SR56 juta. SEC memiliki cadangan listrik yang besar untuk memenuhi kebutuhan khusus Mekah dan situs-situs termasuk Masjidil Haram.

TAGS : Virus Corona Masjid Agung Arab Saudi Jemaah Haji 2020




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :