Rabu, 12/08/2020 17:07 WIB

Juni, Neraca Perdagangan Surplus US$1,27 Miliar

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2020 terhadap Mei 2020 terjadi pada mesin dan perlengkapan elektrik sebesar US$197,2 juta (39,39%)

Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Pusat

Jakarta, Jurnas.com - Neraca perdagangan Indonesia pada Juni tercatat surplus US$1,27 miliar karena nilai ekspor lebih besar dari impor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto merinci, ekspor Indonesia per Juni 2020 mencapai US$12,03 milar. Sedangkan impor selama Juni adalah US$10,76 miliar, naik 27,56% dibanding Mei 2020.

"Peningkatan tinggi terjadi di impor impor non migas. Namun ekspor masih cukup positif," kata Suhariyanto dalam video virtual di Jakarta, Rabu (15/7/2020)

Dia menjelaskan, surplus ini juga perlu diperhatikan. Lantaran masih ada virus corona (Covid-19) yang mana masih membayangi kinerja perdagangan di setiap negara.

"Tapi surplus ini juga perlu dipertahankan karena covid ini masih membayangi kinerja perdagangan di setiap negara," katanya.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2020 terhadap Mei 2020 terjadi pada mesin dan perlengkapan elektrik sebesar US$197,2 juta (39,39%), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar USD42,6 juta (16,74%).

"Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-Juni 2020 turun 0,41% dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya turun 20,71%, sementara ekspor hasil pertanian naik 9,60%," katanya.

TAGS : BPS Neraca Perdagangan Ekspor




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :