Rabu, 05/08/2020 12:29 WIB

Kemiskinan Buat Percobaan Bunuh Diri Meningkat di Gaza

setidaknya 17 orang nekad bunuh diri di Jalur Gaza yang miskin tahun ini dan ratusan lainnya telah mencoba bunuh diri akibat tekanan kemiskinan. 

Anak kecil berada di rumah darurat Gaza

Jakarta, Jurnas.com - Kelompok Hak Asasi Manusia Al Mezan melaporkan bahwa setidaknya 17 orang nekad bunuh diri di Jalur Gaza yang miskin tahun ini dan ratusan lainnya telah mencoba bunuh diri akibat tekanan kemiskinan.

"Ini terutama di kalangan kaum muda," jelas Samir Zaqout, Wakil Direktur Pusat Kelompok HAM Al-Mezan seperti dikutip Middlleeast, Rabu (08/07).

Dia mengatakan bahwa kemiskinan yang ekstrem, kondisi kehidupan yang sulit dan kurangnya kebebasan berekspresi adalah semua faktor di balik lonjakan jumlah bunuh diri dan percobaan bunuh diri.

Kondisi politik, ekonomi dan sosial Palestina yang mengerikan di Gaza telah menyebabkan peningkatan masalah kesehatan mental seperti depresi, serta penyalahgunaan narkoba. Narkotika dikatakan sebagai satu hal yang memungkinkan Israel diselundupkan melintasi perbatasan nominal tanpa batasan.

Israel telah mempertahankan blokade ketat atas wilayah yang diduduki selama setidaknya tiga belas tahun. Ia mengklaim bahwa langkah itu diperlukan untuk menghentikan senjata dan dana dari mencapai Hamas, Gerakan Perlawanan Islam Palestina yang merupakan pemerintah de facto di Gaza.

Hamas memenangkan pemilihan bebas dan adil terakhir yang dimiliki Palestina pada 2006, dan memimpin Otoritas Palestina di Gaza dan Tepi Barat sampai para donor Barat PA bergabung dengan Israel dalam blokade yang seolah-olah memprotes pilihan demokratis rakyat Palestina.

Blokade Israel telah mendorong populasi Gaza lebih dalam ke kemiskinan. Pengangguran telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika orang berjuang untuk memenuhi kebutuhan, dengan 80 persen dari populasi bergantung pada bantuan kemanusiaan. PA yang dikontrol Fatah di Ramallah telah memperburuk masalah dengan menahan dan memotong gaji karyawannya di Gaza.

PBB memperkirakan pada 2018 bahwa Gaza akan "tidak hidup" pada tahun 2020. Pandemi virus corona telah membuat situasinya jauh lebih buruk. The Bank Dunia memperkirakan bahwa kemiskinan mempengaruhi 53 persen warga Gaza sebelum pandemi dan yang jumlahnya sekarang bisa menjadi 64 persen.

TAGS : Warga Gaza Bunuh Diri Tekanan Kemiskinan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :