Rabu, 05/08/2020 11:54 WIB

Misi Mustahil Sang Juru Kunci

 Klub asal Catalan tersebut kini berada di tepi jurang degradasi, dengan jarak 11 poin dari zona aman.

Espanyol (Foto: AFP/PAU BARRENA)

Madrid, Jurnas.com - Hidup di bawah bayang-bayang Barcelona bukan satu-satunya mimpi buruk Espanyol. Klub asal Catalan tersebut kini berada di tepi jurang degradasi, dengan jarak 11 poin dari zona aman.

Dengan empat pertandingan tersisa musim ini, Espanyol mau tidak mau harus memenangkan semua laga tersebut. Namun catatan di atas kertas membuat misi tersebut setengah mustahil, mengingat klub asuhan Francisco Rufete itu akan bertolak ke Camp Nou, markas Barca pada Kamis (9/7) lusa.

Pun jika klub berjuluk Los Periquitos itu menang di kandang sang raksasa La Liga, Espanyol masih harus menghadapi Valencia, Eibar, dan Celta Vigo di pertandingan berikutnya.

Dikutip dari AFP pada Selasa (7/7), Espanyol belum pernah sekalipun mengalahkan Barcelona di La Liga sejak 2009, ketika dulu tim itu dilatih oleh Mauricio Pochettino.

Hasil buruk klub tersebut menyebabkan Federasi Klub Pendukung Espanyol minggu menyatakan kecewa dengan pemilik klub saat ini.

Grup Rastar China, membayar 60 juta euro (US$67,7 juta) untuk kepemilikan 54 persen saham klub pada Januari 2016. Dan sekarang, grup tersebut sudah memiliki hampir 100 persen saham.

"Kami telah sangat marah dengan musim memalukan ini, yang terburuk dalam sejarah kami," kata federasi, yang telah meminta presiden Chen Yansheng untuk menyerahkan kepemilikan kepada orang lokal.

"Kami ingin mengekspresikan kemarahan kami, kesedihan kami, kekecewaan kami, kemarahan dan perasaan tidak berdaya dalam menyaksikan degradasi yang menyedihkan ini," lanjut federasi tersebut.

Musim ini, Espanyol telah melakukan sejumlah pergantian pelatih mulai dari David Gallego, Pablo Machin, hingga Abelardo Fernandez yang dipecat sebelum klub menunjuk Direktur Olahraga Francisco Rufete sebagai pelatih sementara sejak bulan lalu. Namun hasilnya tetap saja nihil.

"Seluruh tim muak dengan situasi ini, tetapi mereka tidak bisa menyerah. Kita harus terus berjuang sampai akhir," kata Rufete setelah kekalahan 1-0 oleh Leganes pada akhir pekan.

"Kita harus pergi ke Camp Nou dan bermain untuk kebanggaan," tandas dia.

Diketahui, saat ini Espanyol berada di peringkat juru kunci La Liga dengan torehan 24 poin. Klub itu mengoleksi lima kemenangan, sembilan imbang, dan 20 kekalahan.

TAGS : Espanyol Juru Kunci Zona Degradasi Liga Spanyol




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :