Senin, 28/09/2020 08:25 WIB

Kecewa pada Costan Otemka, Masyarakat Pegunungan Bintang Butuh Pemimpin Baru

Masyarakat Pegunungan Bintang mengaku semakin sengsara selama kepemimpinan Costan Otemka.

Yohanes W. Kakiarmabin, Ketua Dewan Adat Pegunungan Bintang, Papua

Papua, Jurnas.com - Koalisi Masyarakat Adat Pegunungan Bintang, Papua mengaku kecewa terhadap kinerja Bupati petahana Kabupaten Pegunungan Bintang, Costan Otemka, karena gagal memimpin Pegunungan Bintang selama 4 tahun menjadi bupati.

"Terus terang saja kami masyarakat Pegunungan Bintang selama kepemimpinan beliau ini makin sengsara, tidak ada pembangunan sama sekali," ujar Ketua Dewan Adat Pegunungan Bintang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Adat Pegunungan Bintang Yohanes W. Kakiarmabin, dalam keterangannya kepada wartawan Senin (6/7).

Yohanes selaku pimpinan dewan adat Pegungungan Bintang memastikan, bahwa masyarakat sudah tidak percaya lagi pada Costan Otemka dan ingin pemimpin baru di Pegunungan Bintang ini.

Apalagi kondisi Kabupaten Pegunungan Bintang tidak banyak berubah saat dipegang Costan Otemka. Jika pun ada pembangunan, itu adalah warisan dari bupati Pegunungan Bintang terdahulu.

"Apalagi beliau (Costan Otemka) tidak pernah ada di daerah. Entah dari mana dia mengendalikan daerah ini, kami masyarakat juga bingung," ungkap Yohanes.

Dia juga menyinggung peristiwa dua tahun lalu, saat warga menduduki Bandar Udara Oksibil yang menolak kedatangan Bupati Costan dan meminta dia meletakkan jabatan.

"Sejak dua tahun lalu itulah masyarakat sudah tidak percaya sehingga ada demo besar-besaran sampai bandar udara diduduki. Itu karena masyarakat sudah tidak percaya lagi," ungkapnya.

Maka itu, Yohanes berharap pada Pilkada 2020 mendatang, ada figur baru yang hadir di Pegunungan Bintang.

"Kami dewan adat meminta dengan sepenuh hati pada partai-partai agar bijaksana menentukan calon yang harus didukung di Pegunungan Bintang. Kami tidak ingin masyarakat kami sengsara lagi 5 tahun mendatang. Maka kami ingin agar partai beri peluang untuk figur baru," tukasnya.

Pihak Dewan adat, kata Yohanes, sudah berkomunikasi dengan tokoh agama di Pegunungan Bintang agar bersama-sama mencari cara menyelematkan daerah Pegunungan Bintang.

"Indikasi ketidakpercayaan pada petahana ini sudah kuat sekali. Silahkan saja para pimpinan partai datang langsung ke sini agar tau bagaimana hati masyarakat untuk pemimpinnya," pungkas Yohanes, Ketua Dewan Adat Pegunungan Bintang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Adat Pegunungan Bintang.

TAGS : Pengunungan Bintang Pilkada 2020 Costan Otemka Yohanes W. Kakiarmabin




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :