Rabu, 15/07/2020 19:19 WIB

Menlu AS Bujuk DK PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran

Inggris juga menggemakan seruan untuk embargo diperpanjang, mengutip rudal dari Iran yang digunakan pada serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco pada tahun 2019.

Direktur Central Intelligence Agency (CIA), Mike Pompeo (Foto: via Financial Tribune)

New York, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk memperpanjang tanpa batas embargo senjata terhadap Iran sebelum berakhir pada Oktober.

Berbicara di briefing virtual pada Selasa (30/6) waktu setempat, Pompeo memperingatkan bahwa mengakhiri embargo senjata terhadap Iran akan membahayakan stabilitas kawasan Timur Tengah.

"Iran akan memegang pedang Damocles atas stabilitas ekonomi Timur Tengah, yang membahayakan negara-negara seperti Rusia dan China yang bergantung pada harga energi yang stabil," kata Pompeo.

"Jangan hanya mengambilnya dari AS, dengarkan negara-negara di kawasan ini. Dari Israel ke Teluk, negara-negara di Timur Tengah  yang paling terpapar oleh predasi Iran  berbicara dengan satu suara: Perpanjang embargo senjata," sambungnya.

"Dewan ini memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan mereka," kata Pompeo lagi merupak pada DK PBB.

Ia juga berpendapat bahwa negara itu bukan demokrasi yang bertanggung jawab seperti Australia atau India, dan harus bertanggung jawab.

Perwakilan Inggris, Jonathan Allen juga menggemakan seruan untuk embargo diperpanjang, mengutip rudal dari Iran yang digunakan pada serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco pada tahun 2019.

Awal bulan ini, AS mengedarkan rancangan resolusi tentang tindakan itu kepada dewan yang beranggotakan 15 negara, tetapi dewan veto yang berkuasa Rusia dan China telah mengisyaratkan oposisi mereka terhadap langkah itu.

DK mengadakan pertemuan pada Selasa (30/6) untuk membahas laporan terbaru oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tentang implementasi embargo senjata dan pembatasan lainnya yang masih ada berdasarkan perjanjian nuklir. (Press TV)

TAGS : Mike Pompeo Amerika Serikat DK PBB Embargo Senjata Iran




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :