Jum'at, 25/09/2020 05:05 WIB

Eks PM Qatar Tuduh Al Jazeera Dikendalikan Ikhwanul Muslimin

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah percakapan dengan mendiang diktator Libya, Muammar Gaddafi setelah rekaman pembicaraan tersebut bocor ke publik.

Al-Jazeera

Doha, Jurnas.com - Mantan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Hamad bin Jassim menuduh media Al Jazeera yang berbasis di Doha dikendalikan oleh kelompok Ikhwanul Muslimin.

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah percakapan dengan mendiang diktator Libya, Muammar Gaddafi setelah rekaman pembicaraan tersebut bocor ke publik.

"Al Jazeera dikendalikan, anggota Ikhwanul Muslimin mengendalikan program-program di Al Jazeera," kata Gaddafi dalam rekaman tersebut dikutip dari Al-Arabiya pada Rabu (24/6).

Al Arabiya tidak dapat memverifikasi keaslian rekaman yang diposting di media sosial oleh aktivis oposisi Qatar Khalid al-Hail itu.

"Saya setuju dengan Anda, saya katakan ini benar," jawab Sheikh Hammad bin Jassim kemudian.

Bersama dengan ISIS dan Al-Qaeda, Ikhwanul Muslimin masuk dalam kelompok organisasi teroris yang dilabeli oleh Kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir.

Rekaman itu direkam secara diam-diam oleh Gaddafi selama pertemuannya dengan para pemimpin dunia di Libya, yang sejak itu telah bocor pasca dia tewas pada 2011 silam.

Dalam beberapa rekaman bocor lainnya, bekas Emirat Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani dan Sheikh Hamad bin Jassim terdengar mengendalikan liputan Al Jazeera.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir telah memutuskan semua hubungan dengan Qatar pada Juni 2017 karena mendukung terorisme dan menyambut Iran.

Rekaman audio antara kepemimpinan Qatar dan Gaddafi yang telah dibocorkan baru-baru ini telah menimbulkan kontroversi atas kebijakan luar negeri negara itu.

Dalam rekaman lain yang bocor dari tahun yang sama, Gaddafi dan mantan perdana menteri juga pernah mendiskusikan rencana untuk memecah belah Arab Saudi. Sheikh Hamad bin Jassim tidak membantah rekaman itu dan mengatakan bahwa masalah itu dibahas untuk menenangkan Gaddafi.

Pada 2013, Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani menyerahkan kekuasaan kepada putranya, Emir Sheikh Tamim al-Thani saat ini. Hamad bin Jassim mengundurkan diri dari posisinya di pemerintahan pada saat itu, dan dilaporkan telah mempererat hubungan dengan emir saat ini.

TAGS : Ikhwanul Muslimin Qatar Al Jazeera




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :