Rabu, 02/12/2020 23:24 WIB

Dianggap Dewi, Virus Corona Disembah di India

Virus yang dikenali dengan bentuk mahkota di permukaannya itu dianggap sebagai dewi baru dengan nama `Corona Mai`, dan diyakini orang-orang meninggal karena memberikan persembahan kepada dewi baru tersebut.

Virus Corona Disease (Covid-19).

New Delhi, Jurnas.com - Di saat virus corona menjadi momok di dunia karena menjadi penyebab kematian dari 411.279 orang, sebagian rakyat India punya perspektif berbeda.

Virus yang dikenali dengan bentuk mahkota di permukaannya itu dianggap sebagai dewi baru dengan nama `Corona Mai`, dan diyakini orang-orang meninggal karena memberikan persembahan kepada dewi baru tersebut.

Dikutip dari Al-Arabiya pada Rabu (10/6), para perempuan di sejumlah desa di Uttar Pradesh, India mulai menyembah `Corona Mai` dengan cara menggali lubang di sebuah ladang dan mengisinya dengan air, lalu melemparkan sembilan cengkeh dan sembilan laddo, permen India.

Desa-desa tersebut termasuk Tumkuhiraj, Kasia, Hata, Captanganj dan Khadda tehsil di distrik Kushinagar.

Seiring waktu, perempuan lainnya bergabung dalam kegiatan itu dan mulai berdoa kepada Corona Mai untuk menyelamatkan nyawa.

Saluran berita India CNN-News18 mencatat bahwa sejumlah besar perempuan di lokasi lain juga berkumpul pada Jumat pekan lalu, untuk menyembah dewi virus corona.

Para wanita juga meninggalkan persembahan dan menyanyikan lagu untuk menenangkan sang dewi.

"Kami telah berlindung di bawah dewi coronavirus. Dia akan ditenangkan dengan ibadah. Para dokter gagal merawat pasien dan para ilmuwan juga gagal mengembangkan vaksin untuk menyembuhkan virus corona. Kami telah menyembah dewi coronavirus sehingga anggota keluarga kami akan tetap aman darinya," demikian permohonan yang disampaikan Naina Devi kepada News18.

Sebagaimana diketahui, India mulai melakukan pelonggaran dengan membuka kembali pusat perbelanjaan, tempat ibadah, restoran dan perbatasan negara pada Senin lalu.

Namun pada hari yang sama, negara padat penduduk itu melaporkan angka kematian satu hari tertinggi, dengan kasus-kasus di ibukota India, New Delhi, diperkirakan akan meningkat hingga setengah juta dalam waktu dekat.

TAGS : India Dewi Corona Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :