Selasa, 14/07/2020 04:51 WIB

Pengamat: Duet Surya-Iman di Pilgub Kepri Tak Menakutkan

Pasca wafatnya Walikota Tanjungpinang, Syahrul peta politik di Kepri langsung berubah.

Ilustrasi Pilkada

Batam, Jurnas.com - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) muncul berita duet Surya Respationo - Iman Setiawan. Duet itu dikabarkan telah mendapat restu dari sejumlah Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Politik.

Diketahui Surya Respationo merupakan ketua DPD PDIP Kepri, sementara Iman Setiawan merupakan ketua DPC Partai Gerindra Kota Batam. 

Meski keduanya merupakan petinggi Partai, namun belum tentu keduanya mendapat rekomendasi DPP partai tersebut. 

Demikian disampaikan Pengamat Politik Kepri, Irfan Dinata, Jumat (05/06/2020).

"Saya kira politik itu dinamis ya. Artinya setiap detik bisa berubah dan berbalik arah. Tentu saja kedua figur ini merupakan petinggi Partai, namun tiap DPP partai biasanya memiliki kalkulasi politik tersendiri dalam mengusung calon," kata Irfan melalui keterangannya.

Menurut Irfan, duet pasangan Surya-Iman yang dimunculkan di media massa dinilainya tidak memberikan efek gentar terhadap lawan.

Munculnya Iman sebagai bakal calon wakilnya justru mengagetkan banyak pihak. Pasalnya, Iman dipandang bukan vote getter atau pendulang suara bahkan dipandang masih junior di pentas politik Kepri.

"Ketokohan Iman belum selevel Ansar Ahmad atau Rudy. Jadi kemunculannya tidak semenakutkan saat Soerya berpasangan dengan Ansar di pilkada lalu," ujarnya.

Iman sendiri adalah anggota DPRD Kota Batam yang berhasil duduk dengan perolehan suara terbanyak kedua di Kota Batam. Di banyak survei yang digelar Lembaga Survei nama Iman bahkan jarang disurvei. Dari segi popularitas, figur Iman hanya popular di Kota Batam, bahkan mungkin hanya di Dapilnya saja.

"Memang pasca wafatnya Syahrul (Walikota Tanjungpinang) peta politik Kepri langsung berubah. Awalnya mungkin Surya sudah percaya diri, jika bersanding dengan (Almarhum) Syahrul akan dapat mendulang suara secara signifikan. Tapi hal yang sama bisa tidak berlaku untuk sosok Iman," katanya.

Irfan menilai sangat mungkin di pilgub Kepri akan bertarung tiga pasangan calon. Sementara koalisi yang pertama muncul sudah terkuak yaitu koalisi PDIP, Gerindra dan PKB. Sementara isu yang muncul, Isdianto sudah dapat tiket PPP, PKS dan Hanura. Masih ada partai-partai yang belum terlihat serius apakah akan membentuk koalisi sendiri atau bergabung dengan dua poros yang sudah muncul, partai-partai itu adalah Nasdem, Golkar, PAN, partai Demokrat.

"Jadi bisa saja akan muncul 3 pasang calon bahkan isu pasangan Ansar Marlin juga cukup deras mengalir di dunia maya. Dalam kondisi banyak teka-teki seperti ini sebenarnya petahana diuntungkan, karena leluasa bergerak dalam tugas dan pastinya akan memberi efek elektoral positif," ujarnya.

TAGS : Kepri Pilgub Irfan Dinata




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :