Minggu, 05/07/2020 10:55 WIB

Cabai Merah Kriting Jateng Gencar ke Sumatera, Barantan Perketat Pengawasan

Karantina Pertanian Cilegon mencatat adanya peningkatan permohonan tindakan karantina terhadap komoditas asal subsektor hortikultura ini untuk memasok kebutuhan di pulau Sumatera

Petugas karantina melakukan pengecekan terhadap cabai merah keriting. (Foto: Barantan)

Cilegon, Jurnas.com - Petani cabai kriting asal Jawa Tengah tengah memulai masa panennya, aktivitas permohonan sertifikasi karantina untuk pengiriman domestik atau antar area pun mulai meningkat.

Karantina Pertanian Cilegon mencatat adanya peningkatan permohonan tindakan karantina terhadap komoditas asal subsektor hortikultura ini untuk memasok kebutuhan di pulau Sumatera melalui Pelabuhan Penyeberangan Selat Sunda di Merak.

"Pembatasan yang dibuka bertahap jelang pemberlakuan norbal baru berdampak cukup signifikan terhadap fasilitasi perkarantinaan untuk antararea," kata Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi saat melakukan monitoring tindakan karantian terhadap 53,9 ton cabai kriting asal Muntilan, Magelang tujuan kota Padang, Kamis (3/6).

Menurut Arum, lalulintas pengiriman domestik cabai kriting yang melalui wilayah kerjanya pada periode Januari hingga Mei 2019 mencapai 11,5 ribu ton dengan pengiriman sebanyak 2.881 kali. Sementara pada periode yang sama di tahun ini sebanyak 6,6 ribu ton dengan pengiriman sebanyak 1.551 kali.

Hal ini diakibatkan adanya pembatasan moda transportasi dan aktifitas lain untuk upaya pencegahan penyebaran pandemi. Diperkirakan dengan adanya musim panen raya cabai kriting, pasokan dapat kembali lancar minimal jumlahnya sama dengan tahun lalu.

Guna memastikan cabai kriting asal Jawa Tengah ini sehat dan aman, pihaknya melakukan tindakan karantina seperti pemeriksaan secara visual dengan alat bantu loop guna memastikan tidak adanya tanda penyakit yang disebabkan Organisme Penggangu Tumbuhan Karantina target.

"Selain itu pengemasan dan alat angkut juga menjadi persyaratan bagi penerbitan surat kesehatan tumbuhan antar area, KT2 sebagai jaminan kesehatan dan keamanan produk pertanian," jelas Arum.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menyampaikan bahwa seluruh jajarannya yang berada ditiap batas atau border tanah air tetap lakukan pengawasan dan pengendalian keamanan dan mutu pangan juga pakan asal produk pertanian.

"Dimasa pembatasan layanan publik kami tetap berjalan, jadi jelang pemberlakukan "new normal" atau tatanan kenormalan baru ini kami lalukan adaptasi layanan. Semuanya memperhatikan protokol kesehatan" katanya.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, Red) untuk tetap terus lakukan produksi sekaligus fasilitasi ekspor produk pertanian bagi seluruh unit kerja Kementan.

TAGS : Cabai Kriting Ali Jamil Karantian Pertanian Jawa Tengah Narmal Baru




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :