Selasa, 14/07/2020 10:06 WIB

Pemerintah Coret Proyek R80 dan N245 dari PSN

Proyek pesawat nirawak ini, juga sedang dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Dok. Humas

Jakarta, Jurnas.com - Proyek pesawat nirawak atau drone dinilai lebih ideal dibandingkan bangun pesawat R80 dan N245. Pemerintah hapus kedua proyek itu dari daftar Proyek Strategsis Nasional (PSN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah menambahkan tiga proyek pengembangan pesawat nirawak dalam PSN 2020-2024.

"Tiga proyek terkait pengembangan ‘drone’ itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan antara lain R80 dan N245," ujar Airlangga, Jumat (29/5/2020).

Menurut Airlangga, pengembangan pesawat nirawak lebih ideal dilakukan dalam kondisi saat ini. Karena itu, Pemerintah mendahulukan pengembangan proyek pesawat nirawak di tengah pandemi COVID-19 ini, dibanding R80 dan N245.

Proyek pesawat nirawak ini, juga sedang dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

"Dialihkan menjadi teknologi `drone` yang dianggap lebih cocok dengan situasi saat sekarang dan pengembangannya sudah dimulai oleh PT DI," ujarnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah merekomendasikan sebanyak 89 PSN baru senilai Rp1.422 triliun, termasuk tiga proyek pesawat nirawak. Sebanyak 89 PSN yang menjadi rekomendasi, 56 proyek di antaranya adalah usulan baru.

Sedangkan 10 proyek merupakan proyek perluasan dari PSN sebelumnya, 15 proyek dikelompokkan sebagai program pemerintah baru, dan 8 proyek masuk dalam sektor ketenagalistrikan.

"Dari 245 proyek baru (yang diusulkan), hanya 89 proyek yang memenuhi kriteria. Dengan demikian, 156 proyek belum direkomendasikan, karena masih butuh dukungan kementerian teknis dan perlu memenuhi kriteria sebagai PSN," kata Airlangga.

TAGS : Pesawat Nirawak Drone Proyek Strategis Nasional N245




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :