Kamis, 16/07/2020 08:30 WIB

Pengawal Rovolusi Iran Ancam Kehadiran Pasukan AS di Teluk

Konfrontasi terbaru antara musuh bebuyutan terjadi setelah AS menuduh Pengawal Revolusi Islam Iran melecehkan kapal-kapalnya di Teluk pada pertengahan April.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menembakkan rudal selama latihan militer di luar kota Qom. (Foto: AFP)

Teheran, Jurnas.com - Pengawal Revolusi Islam Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) terhadap kehadiran angkatan lautnya di Teluk saat mereka menerima 110 kapal tempur baru.

Menurut laporan televisi pemerintah, kapal-kapal itu termasuk speedboat kelas Ashura, kapal patroli pesisir Zolfaghar dan kapal selam Taregh.

"Kami mengumumkan hari ini bahwa di mana pun orang AS berada, kami berada tepat di sebelah mereka, dan mereka akan merasakan kehadiran kami bahkan lebih dalam waktu dekat," kata kepala angkatan laut Pengawal Laksamana Muda Alireza Tangsiri saat upacara di Iran selatan.

Negeri Para Mullah dan Paman Sam tampaknya berada di ambang konfrontasi habis-habisan dua kali dalam setahun terakhir.

Konfrontasi terbaru antara musuh bebuyutan terjadi setelah AS menuduh Pengawal Revolusi Islam Iran melecehkan kapal-kapalnya di Teluk pada pertengahan April.

"Maju sambil tetap defensif adalah sifat dari pekerjaan kami. Tapi ini tidak sama dengan kepasifan melawan musuh," kata komandan Garda Mayjen Hossein Salami mencatat bahwa Iran tidak akan tunduk pada musuh.

Menurut Salami, angkatan laut Pengawal diinstruksikan memperluas kekuatan angkatan laut Iran sampai dapat secara memadai mempertahankan kemerdekaan dan integritas teritorial, melindungi kepentingan angkatan laut dan mengejar dan menghancurkan musuh.

Pertikaian yang sudah berlangsung beberapa dasawarsa antara keduanya memburuk pada 2018 ketika Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan yang memberi Iran keringanan dari sanksi sebagai imbalan atas pengekangan terhadap program nuklirnya.

Ketegangan meningkat lebih lanjut pada Januari ketika serangan udara AS membunuh Qasem Soleimani, jenderal top Iran yang mengepalai pasukan asing Garda, Pasukan Quds. (Arab News)

TAGS : Iran Amerika Serikat Pengawal Revolusi Iran




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :