Selasa, 14/07/2020 07:21 WIB

Menristek Umumkan 500 Peneliti RI Terbaik versi Sinta

Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro mengumumkan 500 peneliti Indonesia terbaik versi Science and Technology Index (Sinta).

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro (Foto: KSKP)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Inovasi dan Riset Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengumumkan 500 peneliti Indonesia terbaik versi Science and Technology Index (Sinta).

Menteri Bambang mengatakan, pemeringkatan tersebut menunjukkan bahwa peneliti maupun dosen Indonesia memiliki publikasi nasional maupun internasional cukup bagus, baik dari segi jumlah artikel, kualifikasi jurnal, serta tingkat jurnal ilmiah yang dijadikan referensi atau sitasi.

"Jadi tidak hanya bicara publikasi nasional, tapi juga bicara sitasi dan yang bersangkutan juga aktif di publikasi internasional," ujar Menristek dalam konferensi video bertajuk `Sinta Series 1: Pemeringkatan 500 Peneliti Terbaik Indonesia` pada Kamis (28/5).

Selanjutnya, Bambang menjelaskan bahwa publikasi tidak hanya penting bagi peneliti maupun dosen, namun juga untuk menjadikan perguruan tinggi Indonesia masuk dalam deretan perguruan tinggi kelas dunia (world class university).

Publikasi-publikasi tersebut, lanjut Menristek, akan terus didorong proses hilirasasinya, sehingga dapat menghasilkan produk inovasi.

"Sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam skala yang lebih luas," kata Menteri Bambang.

Dalam daftar pemenang, Suharyo Sumowidagdo dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bertengger di peringkat pertama, disusul oleh Agus Sudaryanto dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indah Suci Widyahening dari Universitas Indonesia, Riyanarto Sarno dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Moesjiyanti Yudiarti Endang Soekarti dari Poltekkes Jakarta II.

Sementara peringat 5-10 diisi oleh Mauri Dhi Hery Purnomo dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, I Gede Wenten dari Institut Teknologi Bandung, Achmad Nizar Hidayanto dari Universitas Indonesia, Evy Yuni Hastuti dari Universitas Indonesia, dan Abdul Rohman dari Universitas Gadjah Mada.

Diketahui, Sinta merupakan platform yang dikembangkan pada November 2016, dan diluncurkan pada 30 Januari 2017 oleh Menristekdikti sebelumnya, Mohamad Nasir.

Sampai hari ini, Sinta telah mengelola 194.904 penulis jurnal ilmiah yang telah terverifikasi, dan 4.607 jurnal nasional dan internasional, serta 34.677 buku.

TAGS : Peneliti Terbaik Peringkat Sinta Menristek Bambang Brodjonegoro




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :