Minggu, 05/07/2020 09:43 WIB

Diakusisi, Bank Royal Berubah jadi Bank Digital BCA

Bank Royal diakuisisi bank milik Grup Djarum ini pada April 2019

Menara BCA di Thamrin (Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersiap rebranding PT Bank Royal Indonesia yang diakuisisi dengan mengubah namanya menjadi Bank Digital BCA.

Bank Royal diakuisisi bank milik Grup Djarum ini pada April 2019.

Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan perseroan sudah melakukan suntikan modal ke dua anak usaha perusahaan di tahun lalu. Pertama untuk BCA Syariah sebesar Rp1 triliun guna memperkuat lini perbankan syariah.

Kedua, suntikan modal tambahan untuk Bank Royal. "Untuk Bank Royal, ada nama baru, dan sudah dapat persetujuan, nama barunya Bank Digital BCA," tegas Vera dalam paparan publik virtual kinerja kuartal I-2020, Rabu (27/5/2020).

"Soft opening [akan dilakukan] tahun ini di semester kedua, biasanya juga lebih percobaan internal untuk beberapa aplikasi yang kita siapkan saat ini. Kita tunggu tanggal mainnya. Kalau ready pasti diinformasikan [soal launching Bank Digital BCA]," kata Vera.

Rencana ini sebetulnya sudah didengungkan Vera sejak Desember tahun lalu kendati baru kali ini akhirnya resmi diumumkan. Vera, pada 11 Desember 2019, juga menegaskan bahwa meski dengan brand baru, dia memastikan, Bank Royal masih akan tetap dipertahankan sebagai bank digital.

Sebelumnya Jahja Setiaatmadja, Dirut BCA, mengatakan Bank Royal Indonesia sebagai anak usaha di bidang perbankan digital yang akan menggarap segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Guna melancarkan rencana ini, BCA akan menyuntikkan modal kepada Bank Royal. Besar suntikan dananya sebesar Rp 1 triliun. Dengan suntikan modal ini Bank Royal akan menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II. Suntikan modal ini di luar nilai akuisisi Rp 988 miliar.

Pada 5 November 2019 lalu BCA menggenggam 99,99% saham Bank Royal dan PT BCA Finance 0,01% dari total saham Bank Royal.

TAGS : Bank Royal BCA Bank Digital BCA




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :