Jum'at, 07/08/2020 11:21 WIB

Peternak Blitar Gandeng BUMN Distribusikan Telur Ayam

Berdikari bersedia memboyong telur peternak dengan harga Rp16.500 per kg.

Telur ayam. (Foto: Kementan)

Jakarta, Jurnas.com - Peternak ayam Blitar menggandeng salah Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), yaitu Perusahaan Berdikari dalam mendistribusikan telur ayam. Hasilnya, telur ayam berangsur normal.

Kerja sama ini menyikapi dampak pandemi virus corona baru (COVID-19) dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah yang berakibat turunnya permintaan telur dari Jakarta dan Jawa barat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Sukarman, salah seorang peternak ayam petelur dan juga Ketua Koperasi Putera Blitar, Sabtu (16/5).

"Adanya PSBB menyebabkan harga telur di Blitar sempat di bawah Harga pokok pembelian (HPP). Hal ini diperparah juga dengan beredarnya telur tetas infertil di pasar tradisional," jelasnya.

Sukarman bersyukur Berdikari turut membantu peternak memasarkan telur ayam mereka untuk diserap pasar, sehingga dapat mengangkat harga telur di tingkat produsen/peternak.

"Untuk yang pertama, kita kirim sebanyak 5040 kg. Semoga kerjasama ini lancar dan terus berlanjut," harapnya.

Sebelumnya, kata Sukarman harga telur ayam di Blitar berada dikisaran Rp15.000 per kg. Berdikari bersedia memboyong telur peternak dengan harga Rp16.500 per kg.

Ia menambahkan, setelah transaksi tersebut, harga telur ayam di Blitar kini berangsur naik ke angka Rp16.000 per kg.

"Ke depan, harapan kami adalah harga telur normal kembali sesuai Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan), dengan batas bawah Rp19.000 dan batas atas Rp21.000," tambahnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), I Ketut Diarmita mengatakan akan terus memfasilitasi berbagai macam terobosan yang dapat mempermudah distribusi dan penjualan produk-produk peternakan.

Menurutnya, kerja sama tersebut sudah sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, Red) untuk memastikan produksi dan distribusi pangan tetap terjaga dengan baik.

Ketut juga menyampaikan, Direktorat Jenderal Peternakan (Ditjen) PKH akan terus fokus untuk memastikan ketersediaan pangan asal hewan dan juga mengamankan jalur distribusinya.

"Apalagi protein hewani seperti telur ayam yang sangat diperlukan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan tubuh," pungkasnya.

TAGS : Harga Telur Peternak Blitar Jawa Tengah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :