Senin, 18/01/2021 07:48 WIB

Kuartal I/2020, Adaro Energy Bukukan Laba US$98,17 Juta

Adaro Energy melaporkan pendapatan US$750,46 juta per 31 Maret 2020.

Ilustrasi Tambang Batubara (Nusantara TV)

Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang kuartal I tahun 2020 ini, PT Adaro Energy Tbk. bukukan laba bersih US$98,17 juta. Angka turun 17,36 persen secara year on year (yoy).

Adaro Energy melaporkan pendapatan US$750,46 juta per 31 Maret 2020. Realisasi itu turun 11,34 persen dari US$846,48 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Manajemen emiten bersandi saham ADRO itu melaporkan pada Jumat (15/4/2020) penurunan harga jual rata-rata sebesar 17 persen menjadi penyebab turunnya pendapatan perseroan kuartal I/2020. Harga batu bara yang lemah semakin tertekan oleh penurunan permintaan akibat melemahnya ekonomi global karena penerapan lockdown terkait Covid-19.

Kendati demikian, ADRO menyebut volume produksi perseroan masih naik 5 persen secara tahunan menjadi 14,41 juta ton pada kuartal I/2020. Adapun, volume penjualan naik 8 persen menjadi 14,39 juta ton sejalan dengan permintaan dan operasional yang masih baik sepanjang Januari 2020—Maret 2020.

Dari sisi beban pokok pendapatan, ADRO melaporkan penurunan 5 persen secara tahunan menjadi US$552 juta. Hal itu sejalan dengan penurunan nisbah kupas yang sejalan dengan panduan perseroan.

ADRO telah menurunkan panduan untuk nisbah kupas tahun menjadi 4,3 kali. Biaya kas batu bara per ton turun 12 persen secara tahunan karena kenaikan produksi, penurunan nisbah kupas, serta penurunan biaya bahan bakar secara tahunan

Perseroan melaporkan total konsumsi bahan bakar turun 11 persen. Penurunan nisbah kupas mendorong penurunan aktivitas.

Kendati demikian, penurunan beban pokok itu tidak mampu mengungkit pencapaian laba bersih ADRO pada kuartal I/2020. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 17,36 persen secara tahunan menjadi US$98,17 juta.

ADRO melaporkan belanja modal bersih US$56 juta pada kuartal I/2020. Perseroan menghasilkan arus kas bebas senilai US$96 juta pada Januari 2020—Maret 2020.

TAGS : adaro Energy Batubara




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :