Rabu, 30/09/2020 00:16 WIB

Arief Poyuono: Operator Bandara Soekarno Hatta Kurang Disiplin

Kelalain tersebut membawa dampak buruk dengan semakin tidak terkendalinya penyebaran COVID-19 serta merusak nama pemerintah Indonesia di mata dunia internasional.

Antrean menumpuk di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis 14 Mei 2020. (Foto: Reza)

Jakarta, Jurnas.com - Operator penerbangan sipil dan Bandara Soekarno Hatta tidak disiplin dalam memberlakukan aturan protokol kesehatan terhadap para penumpang yang membludak pada saat proses check in dan penumpang di ruang tunggu.

Waketum DPP GerindraArief Poyuono menyangkan karena pemerintah sudah memberikan aturan dan prosedur protokol kesehatan bagi para operator jasa penerbangan dan operator Airport Soekarno Hatta terkait handling penumpang disaat pandemi COVID-19.

Arief mengatakan, seharunya kelalain ini tidak terjadi lagi sebab sudah banyak imbauan Notam dan prosedur untuk menghandling penumpanng saat COVID-19, seperti dari International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA).

"Seperti Quick Reference for Ground Handling during COVID-19 yang dikeluarkan IATA belum lagi reference reference dari ICAO terkait pasengger handling saat Pandemic COVID-19," terang Arief.

"Tapi sepertinya pihak operator penerbangan yang menghandling penumpang tidak menghiraukan aturan protokol kesehatan yang di haruskan sehingga menyebabkan tumpukan penumpang dan tidak ada penjarakan antar penumpang yang akan melakukan proses check in," sambungnya.

Harusnya, kata Arief, pihak operator Bandara Soekarno Hatta juga mengingatkan dan menindak tegas operator penerbangan yang tidak bisa menerapkan protokol kesehatan saat melayani penumpang.

Kelalain tersebut, kata Arief, membawa dampak buruk dengan semakin tidak terkendalinya penyebaran COVID-19 serta merusak nama pemerintah Indonesia di mata dunia internasional.

"Dan bisa-bisa akibatnya jika dibiarkan, maka negara kita bisa di banned oleh banyak negara lain yang warganya akan berpergian setelah COVID-19 berakhir," ujar Arief.

Karena itu, Arief meminta Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi, Red) menegur keras operator penerbangan dan operator Bandara Soekarno Hatta yang gagal menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitasnya .

TAGS : Virus Corona DPP Gerindra Arief Poyuono Bandara Soekarno Hatta




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :