Minggu, 05/07/2020 12:04 WIB

IranAir Lanjutkan Penerbangan Internasional pada 14 Mei

Otoritas penerbangan sipil Iran mengatakan, rute penerbangan ke tujuan utama di Timur Tengah dan di Asia akan dilanjutkan dalam waktu dekat oleh maskapai penerbangan Iran lainnya.

IranAir (Foto: Irna)

Teheran, Jurnas.com - Peswat bendera Iran, Homa, yang dikenal secara internasional sebagai IranAir akan melanjutkan sebagian penerbangan internasionalnya setelah penutupan selama dua bulan karena pandemi virus corona baru (COVID-19).

Dinukil dari Press TV, Homa akan memulai kembali penerbangannya ke ibukota Belanda, Amsterdam pada 14 Mei.

Maskapai ini mengatakan, dimulainya kembali beroperasi setelah mendapatkan persetujuan dari otoritas kesehatan di Belanda. Homa sudah mendapatkan sertifikat khusus untuk penerbangan baru ke Amsterdam.

Maskapai ini mengatakan, sekelompok penumpang terbatas akan memenuhi syarat untuk penerbangan bolak-balik reguler dari Teheran ke Amsterdam yang direncanakan untuk Kamis setiap minggu.

Dikatakan orang-orang dengan tempat tinggal permanen di Belanda atau mereka yang memegang visa MVV dan Tipe D serta staf diplomatik atau karyawan organisasi kemanusiaan, antara lain, bisa naik ke penerbangan.

Otoritas penerbangan sipil Iran mengatakan, rute penerbangan ke tujuan utama di Timur Tengah dan di Asia akan dilanjutkan dalam waktu dekat oleh maskapai penerbangan Iran lainnya.

Homa menangguhkan semua penerbangan Eropa pada pertengahan Maret setelah pembatasan ketat diberlakukan pada kedatangan di negara-negara Eropa Barat utama karena meningkatnya jumlah kasus yang dinyatakan positif COVID-19.

Penangguhan penerbangan Iran atas pandemi berubah menjadi politik untuk periode empat hari pada awal Maret ketika laporan menyatakan, beberapa negara Eropa mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS) untuk memberlakukan pembatasan tambahan pada maskapai Iran.

Washington telah melanjutkan kampanye politiknya melawan Iran bahkan selama pandemi dengan memaksa negara-negara untuk menangguhkan penerbangan dan terbang berlebihan oleh Mahan Air, maskapai penerbangan terbesar Iran yang masuk daftar hitam oleh pemerintah AS.

TAGS : Maskapai Iran IranAir Negara Eropa Belanda Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :