Jum'at, 22/01/2021 00:25 WIB

Ayatollah Khamenei: Produksi yang Kuat Mampu Melawan Sanksi dan Virus

Pangan yang kuat dapat mengatasi dan melawan berbagai elemen mengganggu, seperti sanksi yang dapat membahayakan ekonomi seperti virus dapat melukai tubuh manusia.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Kantor Pemimpin Tertinggi Iran via AP)

Teheran, Jurnas.com - Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan, pangan yang kuat dapat mengatasi dan melawan berbagai elemen mengganggu, seperti sanksi yang dapat membahayakan ekonomi.

Ayatollah Khamenei membuat pernyataan itu di Teheran lewat sambungan telepon dengan perwakilan dari beberapa konglomerat manufaktur pada kesempatan Pekan Buruh nasional.

Dalam kesempatan itu, Ia menganalogikan antara peralatan ekonomi suatu negara dan tubuh manusia. Menurutnya, keduanya membutuhkan mekanisme pertahanan yang sehat untuk mengusir virus yang masuk.

Virus corona memasuki tubuh manusia, tetapi banyak yang tidak jatuh sakit. Bagaimana itu bisa terjadi? Ayatollah Khamenei mengatakan, sistem kekebalan tubuh yang kuat memungkinkan perang melawan virus.

"Jika kita ingin menyamakan ekonomi dengan tubuh manusia, sistem pertahanan yang memberi keamanan ekonomi akan menjadi produksi," kata Ayatollah Khamenei pada Rabu (6/5).

"Dengan kata lain, elemen yang dapat menetralkan virus invasif dan mikroba yang menargetkan ekonomi dan tetap sehat adalah produksi. Namun, jika kami memiliki produksi (level) yang baik, kami dapat melawan virus ini," sambungnya.

Ayatollah Khamenei mengatakan, peningkatan hubungan tenaga kerja di seluruh wilayah negara tersebut sebagai cara untuk mengamankan tingkat produksi yang diinginkan. Ia juga menyerukan kerja sama yang tulus antara karyawan dan majikan.

Para karyawan, kata sang Ayatollah Khamenei, harus bertindak lebih bertanggung jawab dan teliti, sementara para pengusaha perlu memberikan bagian pendapatan yang lebih besar kepada tenaga kerja.

Ayatollah Khamenei ingat bahwa hubungan perburuhan telah digarisbawahi dalam perencanaan "Resistive Economy" yang sebelumnya dipelopori oleh Pemimpin dalam menghadapi manuver musuh.

TAGS : Virus Corona Ayatollah Sayyid Ali Khamenei Produksi Pangan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :