Jum'at, 07/08/2020 10:37 WIB

Kementan Cetak Entrepreneurs Pertanian Lewat Bertani on Cloud

Bertani on Cloud merupakan program yang sangat bagus di tengah COVID-19 saat ini, dimana kita harus menjalankan social distance dan work from home.

epala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com -  Pandemi virus corona (COVID-19) tidak menghambat langkah Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencetak entrepreneurs berkualitas. Momen ini justru kesempatan menghasilkan SDM pertanian profesional lewat Bertani on Cloud.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengtakan, Bertani on Cloud merupakan hasil pengembangan elearning pelatihan yang dilakukan Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan).

"Bertani on Cloud dapat diakses dengan alamat elearningpuslatan dan interaksi melalui aplikasi zoom dalam program Bertani on Cloud. Elearning ini merupakan salah satu jalan mewujudkan SDM pertanian yang profesional sesuai dengan sasaran umum BPPSDMP," ujar Dedi pada Kamis (30/4).

Menurut Dedi, perkembangan teknologi turut membawa dinamika baru pada proses pelatihan. Perubahan tersebut membawa efek pada pengembangan metode pelatihan dan media pelatihan. Perubahan dapat dirasakan dengan banyaknya perkembangan penggunaan media pelatihan dengan memanfaatkan beraneka ragam multimedia.

"Bertani on Cloud merupakan program yang sangat bagus di tengah COVID-19 saat ini, dimana kita harus menjalankan social distance dan work from home. Dengan Bertani on Cloud, kita tetap dapat berlatih di lokasi kita masing-masing tanpa terbatas jarak, ruang dan waktu," ujarnya.

Dedi mengatakan, masa pandemi COVID-19 ini momen pelatihan untuk mencetak entrepreneurs ini tidak terhambat, justru menjadi tantangan untuk lebih banyak mencetak enterpreneurs sektor pertanian. Karena, pelatihan bisa dilakukan dengan menggunakan sistem daring.

Selanjutnya, Dedi menyampaikan, di tengah musibah yang melanda negeri ini, pangan tidak boleh bermasalah. "Oleh karena itu, seluruh insan pertanian dimana pun berada punya tugas yang sangat strategis, yaitu menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Dedi 

Selain itu, aktivitas penyediaan pangan mulai dari hulu sampai hilir juga tidak boleh berhenti. Termasuk melatih petani, penyuluh, pelaku usaha atau Usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan masyarakat tidak boleh berhenti.

Dedi juga menyampaikan bahwa hari ini akan ada pelatihan membuat nugget dari daging ayam. Tentu dengan pengolahan hasil daging ayam menjadi nugget akan memberi nilai tambah pada produk tersebut, bila dibandingkan kalo dijual ternaknya saja.

"Pembuatan nugget adalah solusi jitu untuk menanggulangi turunnya harga di peternak. Para UMKM agar segera bisa membuat nugget sebanyak banyaknya, bersama hasil olahan lainnya seperti bakso dan sosis," kata Dedi.

"Dengan umur produk yang lebih lama maka peluang pemasarannya jadi lebih lama juga, sehingga pendapatan pun akan bertambah," tambahnya.

Dedi Nursyamsi menambahkan, output dari pelatihan ini adalah mengajak generasi muda, kaum milenial untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian, salah satunya pengolahan.

"Pada beberapa kesempatan, Pak Menteri mendorong anak-anak muda untuk mengembangkan minat pada dunia pertanian. Anak-anak muda juga diajak terjun menjadi startup pertanian. Jadi, salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah untuk memperbanyak startup," paparnya.

Menteri Pertanian (Menntan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementan akan selalu berusaha mewujudkan SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Karena itu, peningkatan SDM harus dilakukan dari hulu hingga ke hilir.

"Dalam era pertanian 4.0, pelaku pertanian juga dituntut untuk menguasai teknologi. Karena, sebagaimana kita ketahui, perkembangan IT begitu cepat dan sudah tidak bisa ditawar lagi. Hal tersebut sesuai juga dengan salah satu tujuan Kementan, yaitu menciptakan SDM pertanian yang maju, mandiri dan modern. Dan salah satu ciri modern yaitu ditunjukkan dengan penguasaan IT dan juga penguasaan data dan informasi pertanian," kata Syahrul.

TAGS : SDM Pertanian Dedi Nursyamsi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :