Rabu, 03/06/2020 20:13 WIB

Yaman Tutup Perbatasan Terakhir Arab Saudi

Yaman belum melaporkan kasus virus corona, sementara jumlah kasus di Arab Saudi naik menjadi 2.795

Yaman (Foto: Al jazeera)

Jakarta, Jurnas.com - Yaman memutuskan untuk menutup satu-satunya perbatasan yang tersisa dengan Arab Saudi untuk mencegah wabah koronavirus di negara yang dilanda perang.

Dilansir Middleeast, Kamis (09/04) pihak berwenang Yaman telah memutuskan untuk menutup perbatasan al-Wadia dengan Arab Saudi dari Rabu hingga pemberitahuan lebih lanjut

Al-Wadia tetap menjadi satu-satunya titik transisi antara kedua negara setelah penyeberangan perbatasan lainnya ditutup karena konflik berlanjut di Yaman sejak September 2014.

Yaman belum melaporkan kasus virus corona, sementara jumlah kasus di Arab Saudi naik menjadi 2.795 pada Rabu, dengan angka kematian di 41, menurut Departemen Kesehatan negara itu.

Yaman telah dilanda oleh kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibukota Sanaa.

Krisis meningkat pada tahun 2015 ketika koalisi militer yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara yang menghancurkan yang bertujuan menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini telah tewas dalam konflik itu, yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia karena jutaan orang tetap berisiko kelaparan.

TAGS : Pemerintah Yaman Wilayah Perbatasan Arab Saudi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :