Jum'at, 29/05/2020 00:15 WIB

Bank Sentral UEA Keluarkan Kebijakan Anticorona

Dalam pernyataannya, nilai agregat dari semua ukuran modal dan likuiditas yang diadopsi oleh bank sentral sejak 14 Maret adalah 256 miliar dirham (US$69,70 miliar).

Dolar AS

Dubai, Jurnas.com - Bank Sentral Uni Emirat Arab (CBUAE) menurunkan syarat cadangan giro untuk bank sebesar 50 persen pada Minggu (5/4). Hal ini dilakukan untuk mendukung perekonomian negara selama pandemi Covid-19.

Dalam pernyataannya, nilai agregat dari semua ukuran modal dan likuiditas yang diadopsi oleh bank sentral sejak 14 Maret adalah 256 miliar dirham (US$69,70 miliar).

Bank mengurangi separuh persyaratan cadangan giro untuk semua bank menjadi 7 persen dari 14 persen, serta akan menyuntikkan sekitar 61 miliar dirham likuiditas untuk mendukung pinjaman dan manajemen likuiditas bank.

Bank sentral juga memperpanjang durasi paket stimulus yang sebelumnya diumumkan untuk bisnis ritel dan korporasi yang terkena dampak.

Penangguhan pembayaran pokok pinjaman dan bunga untuk pelanggan diperpanjang sampai akhir tahun, dan bank-bank yang berpartisipasi dalam skema ini dapat mengambil manfaat dari pengurangan penyangga modal sampai Desember 2021. Nilai bantuan penyangga modal adalah 50 miliar dirham.

Bank juga diperbolehkan mengeluarkan fasilitas pendanaan tanpa biaya terhadap agunan sampai akhir tahun ini, sebuah program yang juga bernilai 50 miliar dirham.

Bank diizinkan untuk menggunakan sepertiga dari buffer likuiditas saat ini, dan memiliki fleksibilitas untuk mempertahankan rasio cakupan pinjaman minimum (LCR) 70 persne, dan rasio aset likuid minimum yang memenuhi syarat (ELAR) sebesar 7 persen.

Rilis keseluruhan buffer likuiditas regulasi diperkirakan mencapai 95 miliar dirham, kata regulator.

CBUAE mengatakan telah berkolaborasi dengan regulator lain untuk mengeluarkan panduan tentang standar pelaporan keuangan IFRS 9 untuk bank dan perusahaan keuangan.

"Rencana penerapan standar modal Basel III tertentu akan ditunda hingga 31 Maret 2021 untuk semua bank, untuk meminimalkan beban operasional pada industri keuangan selama periode yang penuh tantangan ini," kata bank sentral.

"CBUAE telah mengeluarkan persyaratan baru bagi semua bank untuk menerapkan filter kehati-hatian terhadap ketentuan kerugian yang diperkirakan oleh IFRS 9," lanjut CBUAE.

TAGS : Uni Emirat Arab Perbankan Bank Sentral UEA




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :