Kamis, 28/05/2020 07:45 WIB

Banyak Bar Tutup, PSK di Thailand Lontang-lantung

Pandemi virus corona baru (Covid-19) di Thailand, membuat banyak bar dan kelab malam ditutup sementara guna mengurangi risiko penyebaran.

Ilustrasi Pekerja Seks Komersial (PKS)

Bangkok, Jurnas.com - Pandemi virus corona baru (Covid-19) di Thailand, membuat banyak bar dan kelab malam ditutup sementara guna mengurangi risiko penyebaran.

Namun penutupan itu menjadi mimpi buruk dari para pekerja seks komersial (PSK) di Negeri Gajah Putih, yang setiap harinya kerap menggantungkan hidupnya pada dunia malam.

Pim, di antaranya. Transgender 32 tahun itu kini terpaksa menjajakan diri di jalanan, hanya agar mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan hidup.

"Saya takut virus tetapi saya perlu mencari pelanggan sehingga saya bisa membayar kamar dan makanan saya," tutur Pim dilansir dari AFP saat ditemui di kawasan prostitusi di Kota Bangkok.

Biasanya, pekerja seks di Bangkok berkeliaran di antara bar-bar. Sebagian bahkan pulang dengan para pelanggannya, jika sudah ada kesepakatan dalam transaksi awal.

Namun kini tempat kerja mereka tiba-tiba ditutup, dan sebagian besar PSK kembali ke rumah sembaru menunggu krisis usai. Yang lain, seperti Pim, tetap pergi bekerja di jalanan.

Akibat pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah, Pim haru membayar mahal. Dia belum memiliki pelanggan selama 10 hari terakhir, dan kini tagihannya menumpuk.

Temannya Alice, pekerja seks transgender lain, juga dipaksa untuk pindah dari awalnya di lalu sekarang di pinggir jalan.

"Saya dulu menghasilkan uang yang layak, kadang-kadang US$300-600 seminggu," terang Alice.

"Tetapi ketika bisnis ditutup, penghasilan saya berhenti juga. Kami melakukan ini karena kami miskin. Jika kami tidak dapat membayar hotel kami, mereka akan mengusir kami," tandas dia.

Sebelumnya, pemerintah berencana memberikan 5000 baht atau Rp3 jutaan bagi warga yang bekerja di sektor formal namun kini harus menganggur karena terdampak Covid-19.

Kemudian muncul kekhawatiran bahwa para PSK akan terkecualikan dalam pemberian insentif ini, karena tidak memiliki pekerjaan yang formal.

TAGS : Pekerja Seks Komersial Thailand PSK Menganggur Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :