Jum'at, 05/06/2020 02:55 WIB

Penjelasan Syahrul Yasin Limpo soal Stok Gula Jelang Puasa

Syahrul memprediksi akan terjadi panen tebu di sejumlah wilayah Tanah Air pada Mei dan Juni mendatang. Jumlahnya  bisa mencapai 500.000 ton hingga 600.000 ton.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat meninjau gudang raw sugar di Cilegon, Kamis (2/4).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kenaikan harga gula belakangan selain disebabkan kelangkaan juga terjadi penahanan stok di kalangan pedagang.

"Jadi ada penaikan pembeli karen terjadi kekurangan. Kemudian ada pedagang yang merasa takut tidak memiliki suplai lagi menahan-nahan stok kemudian harga menjadi melonjak," ujar Syahrul saat meninjau gudang raw sugar dan gudang produk milik Permata Dunia Sukses Utama di Cilegon. 

Syahrul mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) sudah melakukan berbagai cara untuk memastikan ketersediaan pasokan gula dalam negeri, termasuk mendatangkannya dari negara tetangga alias impor. 

Selain itu, dibantu stok impor, Syahrul memprediksi akan terjadi panen tebu di sejumlah wilayah Tanah Air pada Mei dan Juni mendatang. Jumlahnya  bisa mencapai 500.000 ton hingga 600.000 ton.

"Namun Mei-Juni nanti panen gula nasional juga sudah mulai masuk. Karena itu, Insyallah dua-duanya akan masuk dan dari kondisi ini, termasuk impor yang akan mendukung itu. kami sangat berkeyakinan bahwa ketersediaan gula bisa kami pastikan," ujar Syahrul.

Syahrul mengatakan, Indonesia memiliki sembilan pabrik gula rafinasi di Pulau Jawa, dan lainnya di luar Jawa, yaitu di Makassar dan Lampung. Pabrik tersebut memenuhi gula konsumsi dalam negeri.

Khusus Permata Dunia Sukses Utama diminta untuk menyedikan 30.000 ton gula kristal putih konsumsi untuk kebutuhan Jawa, Bali dan Sumatera dan sudah siap sekitar 25.000 ton.

Bukan hanya itu, Permata Dunia juga diminta menyiapkan 30.000 ton untuk di luar pulau jawa. Saat ini udah tersedia sekitar 20.000 ton untuk kebutuhan Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

"Hari ini kita sudah pasarkan. Mudah-mudahan kalau semua berjalan sesuai rencana distribusi berkala dengan baik, maka insyalah ketersediaan pasokan akan terjamin dengan harga yang tidak jauh dari Rp12.500," ujar Syahrul.

Sekadar diketahui, sebelum melakukan kunjungan tersebut, mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu terlebih dahulu menghadiri rapat terbatas (Ratas) bersama Bapak Presiden Joko Widodo.

Dalam ratas tersebut, Jokowi memerintahkan agar pemerintah hadir menjaga ketersediaan dan memastikan stabilitas harga pangan selama pandemi virus coroan serta jelang puasa dan Idul Fitri tahun ini.

"Sesuai arahan Pak Jokowi dalam ratas, agar semua Menteri melakukan validasi data ketersediaan sebelas komoditas pangan. Alhamdulillah semua dalam kondisi yang aman," kata Syahrul.

TAGS : Harga Gula Stok Gula Syahrul Yasin Limpo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :