Senin, 25/05/2020 12:29 WIB

Bawang Putih Impor Sandar di Surabaya, Kementan Jamin Harga Turun

Bawang putih impor ini didatangkan oleh CV. Semangat Tani Maju Bersama (STMB) yang sudah mendapat rekomendasi dan izin impor dari pemerintah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura, KementerianPertanian (Kementan), Prihasto Setyanto saat memantau kedatangan bawang putih impor di Balai Karantina Tanjung Perak, Surabaya pada Senin (30/3).

Surabaya, Jurnas.com - Bawang putih impor dari China sudah datang melalui tiga pelabuhan besar di Indonesia, yakni Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Pelabuhan Belawan serta via Batam.

Demikian kata Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura, KementerianPertanian (Kementan), Prihasto Setyanto saat memantau kedatangan bawang putih impor di Balai Karantina Tanjung Perak, Surabaya pada Senin (30/3).

Bawang putih impor ini didatangkan oleh CV. Semangat Tani Maju Bersama (STMB) yang sudah mendapat rekomendasi dan izin impor dari pemerintah.

Tahun 2020 ini, Kementan sudah menerbitkan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) bawang putih sebanyak 450.000 ton untuk kebutuhan 10 - 11 bulan ke depan.

Prihasto mengatakan, bawang bawang putih impor ini sudah datang di tiga pelabuhan besar di Tanah Air sejak 11 Maret lalu. Khusus di Surabaya, totalnya sudah sekitar 7.700 ton.

"Hari ini di Tanjung Perak, Surabaya kedatangan 1.500 ton bawang putih impor dari China dengan menggunakan 40 kontainer. Kedatangan bawang putih ini diharapkan akan menurunkan harga bawang putih dari 30.000 per Kg menjadi 20.000 hingga 25.000 per kg," ujar Prihasto.

Prihasto menambahkan, nantinya, setiap pekan akan ada 100 -150 kontainer yang akan mendarat di empat pelabuhan di Indonesia. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak melakukan panic buying, karena pemerintah tetap menjaga pasokan bahan baku.

"Kedatangan ini akan berlanjut terus, sudah ada jadwalnya sampai akhir tahun. Minggu depan juga akan ada yang masuk lagi. Karena kami sudah menerbitkan RIPH 450.000 ton bawang putih untuk 54 importir," tegasnya.

Sebanyak, 54 importir ini juga memiliki kewajiban menanam bawang putih di Tanah Air yang bekerjasama dengan petani lokal. Kewajiban ini berlaku setelah bawang putih impor pesanan mereka datang hingga 1 tahun kedepan.

Tak hanya bawang putih, Kementan juga telah menerbitkan rekomendasi impor bawang bombay yang sekarang harganya melejit hingga Rp 120 ribu per kg.

Prihasto mengaku importir yang mendapat izin sudah melakukan pembelian bawang bombay dari Tiongkok, Australia dan New Zeland. Pihaknya telah menerbitkan rekomendasi impor sebanyak 227 ribu ton.

"Pertengahan April nanti akan datang bawang bombay sehingga harga bisa turun hingga 25.000 per kg. Jadi kami minta sekali lagi masyarakat jangan khawatir, kami menjamin ketersedian pangan di Indonesia selama COVID-19 ini akan tetap aman dan terkendali," tandasnya.

TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Bawang Impor Bawang Putih Harga Bawang Prihasto Setyanto




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :