Kamis, 26/11/2020 08:59 WIB

Mendikbud Realokasi Anggaran UN untuk Penanganan Covid-19

Nadiem Anwar Makarim akan melakukan realokasi anggaran ujian nasional tahun ini, untuk penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaa (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim akan melakukan realokasi anggaran ujian nasional tahun ini, untuk penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).

Seperti diketahui, dalam rapat terbatas (ratas) Presiden Joko Widodo dengan jajaran menteri, disepakati bahwa UN tahun ini dibatalkan demi alasan keamanan dan keselamatan siswa.

"Berbagai realokasi anggaran sedang dilakukan. Dan kami juga sedang berkoordinasi dengan DPR untuk melaksanakannya. Dana UN masih ada sisanya, itu bisa kita serahkan baik untuk penanganan Covid-19 maupun pengembangan online learning," kata Mendikbud dalam video conference dengan awak media pada Selasa (24/3).

Nadiem menggambarkan, salah satu upaya penanganan Covid-19 tersebut ialah dengan membuka kesempatan bagi mahasiswa yang berasal dari fakultas bidang kesehatan, untuk menjadi relawan.

Seperti diketahui sebelumnya, relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa nantinya akan dibekali oleh alat pelindung diri (APD), dan diberikan insentif oleh Kemdikbud.

"Volunteer (relawan, Red) itu nanti untuk program pencegahan, tracing (pelacakan), dan membantu staf-staf kesehatan untuk tracing. Volunteer program sudah banyak sekali. Nanti akan kita berikan detail saat sudah siap," terang dia.

Mendikbud menambahkan, selain diperuntukkan bagi penanganan Covid, sebagian anggaran UN tahun ini juga akan digunakan untuk persiapan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter tahun depan.

Sementara Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Ainun Naim menjelaskan bahwa pihaknya sudah merealokasikan anggaran UN sebesar Rp300 miliar untuk membantu pencegahan Covid-19 di rumah sakit pendidikan yang ada di perguruan tinggi.

Anggaran yang direalokasi, lanjut Ainun, sebagian besar merupakan anggaran untuk pertemuan (meeting), iven, dan perjalanan dinas.

"Tapi ini kita sedang dikaji lagi agar bisa lebih dari itu, sehingga bisa mencapai Rp400 atau Rp500 miliar. Untuk detail UN memang sebagian sudah dipakai, sisanya untuk persiapan asesmen tahun depan," tandas dia.

TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Ujian Nasional




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :