Kamis, 03/12/2020 14:27 WIB

Harvey Weinstein Positif Virus Corona di Penjara

Weinstein tiba di Fasilitas Pemasyarakatan Wende, penjara keamanan maksimum di timur Buffalo, New York, pada Rabu (18/3) setelah ditempatkan di penjara Pulau Rikers di Kota New York.

Produser Hollywood, Harvey Weinstein

Washington, Jurnas.com - Mantan taipan Hollywood Harvey Weinstein, yang baru saja menjalani hukuman penjara karena terkait dengan kekerasan seksual dan pemerkosaan dinyatakan positif virus corona.

Presiden Petugas Lembaga Pemasyarakatan Negara Bagian New York dan Asosiasi Kebajikan Polisi, Michael Powers mengatakan, Weinstein yang berusia 68 tahun tersebut sementara ditempatkan di ruang isolasi di Lembaga Pemasyarakatan Wende.

Powers mengatakan mengetahui bahwa tes itu kembali positif pada Minggu pagi dan khawatir tentang petugas koreksi, yang katanya kekurangan peralatan pelindung yang tepat. Beberapa staf telah dikarantina, kata Powers.

Weinstein tiba di Fasilitas Pemasyarakatan Wende, penjara keamanan maksimum di timur Buffalo, New York, pada Rabu (18/3) setelah ditempatkan di penjara Pulau Rikers di Kota New York.

Weinstein dijatuhi hukuman 23 tahun penjara pada 11 Maret karena melakukan pelecehan seksual terhadap mantan asisten produksi Mimi Haleyi dan memperkosa Jessica Mann, seorang aktris bercita-cita sekali pakai.

Setelah hukuman, Weinstein menghabiskan waktu di Rumah Sakit Bellevue di Manhattan untuk masalah jantung, menurut juru bicaranya, Juda Engelmayer. Ia juga memiliki masalah medis lainnya, termasuk diabetes dan tekanan darah tinggi.

Seorang pengacara Weinstein mengatakan pada Minggu malam bahwa tim hukumnya belum diberitahu tentang diagnosis virus corona.

"Mengingat kondisi kesehatan Tn. Weinstein, tentu saja kami khawatir, jika ini masalahnya, dan kami memantau situasi dengan waspada," kata pengacara Imran Ansari, yang berbasis di New York.

The Niagara Gazette, surat kabar lokal di New York bagian utara, melaporkan bahwa Weinstein positif virus corona yang sangat menular pada Minggu pagi, mengutip para pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Dua tahanan di Fasilitas Wende tertular penyakit virus corona. Pejabat itu mengatakan kepada Reuters tidak bisa mengomentari catatan medis setiap tahanan.

Pejabat itu mengatakan, dengan setiap kasus yang dikonfirmasi, Departemen Pemasyarakatan bekerja sama dengan Departemen Kesehatan untuk mengidentifikasi tahan yang berpotensi terkena.

Mark David Chapman, yang membunuh Beatle John Lennon pada 1980, menjalani sebagian waktunya di Fasilitas Pemasyarakatan Wende, seperti yang dilakukan Robert Chambers, yang mencekik Jennifer Levin yang berusia 18 tahun di Central Park City, New York City pada 1986.

TAGS : Taipan Hollywood Virus Coroan Harvey Weinstein




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :