Rabu, 01/04/2020 14:36 WIB

BI Prediksi Ekonomi Indonesia Bakal Membaik Tahun 2021

Proyeksi Bank Indonesia, ekonomi dunia berada di kisaran 3,7 persen dan Indonesia di kisaran 5,2 persen sampai 5,6 persen

Bank Indonesia

Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia (BI) terpaksa pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Tanah Air ke kisaran 4,2 persen sampai 4,6 persen pada tahun ini akibat pandemi virus corona (Covid-19). Proyeksi ini turun jauh dari asumsi awal sebesar 5,0 persen sampai 5,4 persen.

Pemangkasan target berasal dari proyeksi kondisi ekonomi Indonesia ke depan yang masih cukup berat. Hal ini utamanya karena penyebaran virus corona terus meluas di dalam negeri.

Namun, Bank Indonesia mengatakan meski prospek ekonomi Indonesia dan dunia meredup pada tahun ini akibat Virus Corona, namun diyakini kondisi ekonomi akan membaik pada tahun depan.

Proyeksi Bank Indonesia, ekonomi dunia berada di kisaran 3,7 persen dan Indonesia di kisaran 5,2 persen sampai 5,6 persen.

"Perbaikan ekonomi tahun depan akan dipicu oleh pemulihan aktivitas industri di China usai pandemi virus Corona," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Jumat (20/3/2020).

Begitu pula dengan negara-negara lain di luar China yang masih terus berjuang melawan virus corona, termasuk Indonesia.

Selain itu, stimulus dari berbagai pemerintah dan bank sentral negara-negara di dunia akan turut mendorong roda ekonomi di akhir tahun ini hingga tahun depan. Amerika Serikat misalnya, Presiden AS Donald Trump siap mengguyur dana senilai US$1 triliun untuk menggairahkan ekonomi Negeri Paman Sam.

Begitu pula dengan bank sentral AS, The Federal Reserve yang sampai memangkas tingkat suku bunga acuan mencapai 100 basis poin (bps) pada beberapa waktu lalu. Begitu pula dengan Indonesia.

Menurutnya, berbagai paket stimulus ekonomi dari pemerintah akan memberi dorongan ke pertumbuhan. Begitu pula dengan kebijakan moneter dari BI dan perbankan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Langkah-langkah koordinasi kebijakan berkelanjutan yang ditempuh akan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutur Perry.

TAGS : Bank Indoneisa Perry Warjiyo Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :