Selasa, 20/10/2020 15:25 WIB

Sebelum Corona Telan Nyawa, Arab Saudi Tangguhkan Transportasi Domestik

Rete terkena dampak penangguhan layanan kereta api adalah jalur Riyadh-Dammam melalui Abqaiq dan Hofuf, jalur Riyadh-Jawf melalui Majmaa, Al-Qassim dan Hail, dan Haramain Express.

Ilustarasi kereta File Foto oleh EQRoy / Shutterstock

Riyadh, Jurnas.com - Arab Saudi menangguhkan penerbangan domestik, kereta api, bus dan taksi selama 14 hari dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona (COVID-19).

Mengutip arahan dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), mengatakan langkah terbaru tersebut akan mulai berlaku pada pukul 6 pagi pada Sabtu, 21 Maret 2020.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengkonfirmasi kasus COVID-19 sebanyak 274 orang sejauh ini dan tidak ada kematian, sementara pandemi global telah membunuh hampir 10.000 dan menginfeksi lebih dari 240.000.

Hanya penerbangan yang terkait dengan kasus-kasus kemanusiaan dan yang diperlukan. Pesawat evakuasi medis dan penerbangan swasta akan diizinkan, dengan ketentuan bahwa mereka dilindungi oleh izin yang diperlukan yang dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil.

Selanjutnya yang dibebaskan dari larangan perjalanan adalah bus milik lembaga pemerintah atau fasilitas kesehatan publik atau swasta, dan perusahaan komersial yang mengangkut karyawan mereka, atau yang digunakan untuk tujuan kesehatan, kemanusiaan, atau keamanan.

SPA mengatakan, operator bus dan taksi wajib mematuhi perintah penangguhan agar tidak mengalami hukuman.

Rete terkena dampak penangguhan layanan kereta api adalah jalur Riyadh-Dammam melalui Abqaiq dan Hofuf, jalur Riyadh-Jawf melalui Majmaa, Al-Qassim dan Hail, dan Haramain Express.

Sementara rute diizinkan untuk terus beroperasi adalah kereta transportasi komersial, termasuk kereta barang antara Pelabuhan Raja Abdulaziz di Dammam dan Pelabuhan Kering di Riyadh, dan kereta api penambangan Perusahaan Kereta Api Saudi "Saar".

Feri pengangkut antara Jazan dan Pulau Farasan juga masih bisa beroperasi, tetapi jumlah penumpang akan dikurangi menjadi 100 orang per perjalanan, dengan mempertimbangkan karyawan dan penduduk Pulau Farsan, dan tidak mengizinkan perjalanan untuk tujuan wisata.

Kapal kargo akan diizinkan untuk melanjutkan program mereka yang biasa, asalkan para kru melakukan semua tindakan pencegahan untuk membatasi penularan infeksi.

TAGS : Arab Saudi Pandemi Global Virus Corona Transportasi Domestik




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :