Minggu, 31/05/2020 11:33 WIB

Syahrul Yasin Limpo Minta Masyarakat Tak Ragukan Ketersediaan Pangan

Ada 11 komoditas pokok yang dikawal, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di sela memberikan bantuan KUR di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Rabu (12/2).

Jakarta, Jurnas.com - Kekhawatiran stok pangan menipis, hingga harga naik tidak perlu terjadi. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo memastikan, 11 kebutuhan pokok pangan dalam kondisi aman.

"Saya tegaskan Kementan mengawal dengan ketat pasokan dan stok pangan. Masyarakat mohon agar tenang dan tidak perlu resah. Pasokan dan stoknya ada. Hitungan kami hingga Agustus masih cukup," kata Syahrul di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (16/3).

Syahrul mengatakan, ada 11 komoditas pokok yang dikawal, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

Menurut Syahrul, panen raya padi, jagung dan komoditas lainnya masih terus berlangsung hingga beberapa bulan kedepan. Stok akan terus terisi, dan secara simultan mengisi pasar.

Namun, ia tak menampik, ada komoditas yang stoknya terpaksa harus didatangkan dari luar negeri, karena memang produksi dalam negeri belum mencukupi, seperti bawang putih, daging sapi dan gula.

"Keadaannya tidak terhindarkan mengingat pemerintah ingin pastikan tidak ada kelangkaan menjelang puasa dan lebaran," ujar Syahrul.

Syahrul juga megatakan bahwa peran dunia usaha pangan pun harus turut kontribusi, dan berperan serta untuk menjaga stok dan menstbilkan harga. Bukan justru menanfaatkan situasi virus corona.

"Produsen hingga pedagang kalian juga punya tanggung jawab sosial dan patriot bagi negeri ini. Pemerintah dan masyarakat harus bersama. Insyaallah kejadian akibat bencana corona ini dapat kita lewati, dan rakyat kecil tidak makin berat beban hidupnya," pungkas Syahrul.

Data perkiraan pasokan ketersediaan pangan strategis nasional untuk Maret hingga Agustus 2020 sebagai berikut;

Ketersediaan beras 25.653.591 ton dengan kebutuhan 15.099. 846 ton, jagung 13.741.071 ton dengan kebutuhan 9.096.555 ton, bawang merah 1.060.857 ton dengan kebutuhan 701.482 ton, cabai Besar 657.467 tion dengan kebutuhan 551.261 ton, daging ayam ras 2.063.086 ton dengan kebutuhan 1.737.216 ton, dan minyak goreng 23.392.557 ton dengan kebutuhan 4.419.180 ton.

TAGS : Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Stok Pangan Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :