Sabtu, 11/04/2020 02:30 WIB

AS akan Usir Wartawan China

Bloomberg News melaporkan, para pejabat AS akan melakukan sidang pada Senin (24/2) untuk membahas bagaimana menanggapi langkah rasis Beijing pekan lalu itu. 

Foto ilustrasi (Foto: Ist)

Washington, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berpotensi mengusir wartawan Tiongkok sebagai pembalasan atas pengusiran tiga wartawan Wall Street Journal (WSJ) yang berbasis di China.

Bloomberg News melaporkan, para pejabat AS akan melakukan sidang pada Senin (24/2) untuk membahas bagaimana menanggapi langkah rasis Beijing pekan lalu itu. 

"Pengusiran ini merupakan upaya lain untuk mengendalikan pers, dan mencegah pembaca dunia serta investor dari membaca kisah-kisah penting tentang China," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Ullyot.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan pekan lalu, China tidak menyambut media yang mempublikasikan pernyataan rasis dan menyerang Tiongkok dengan jahat.

"Sehubungan dengan ini, China telah memutuskan untuk mencabut kartu pers dari tiga koresponden Wall Street Journal di Beijing mulai hari ini," kata Shuang.

Sementara itu, WSJ menyatakan tidak bermaksud menyinggung para pembaca Tiongkok.

"Halaman opini kami secara teratur menerbitkan artikel dengan pendapat yang orang tidak setuju - atau setuju dengan - dan itu bukan niat kami untuk menyinggung berita utama pada artikel itu," kata CEO dan penerbit WSJ, John Lewis.

"Namun, ini jelas telah menyebabkan kesal dan kekhawatiran di antara orang-orang China, yang kami sesali ... Kebutuhan akan pelaporan berita yang berkualitas dan tepercaya dari Tiongkok lebih besar dari sebelumnya; keputusan hari ini untuk menargetkan wartawan Departemen berita kami sangat menghambat upaya itu," katanya. (Press TV)

TAGS : Amerika Serikat Pengusiran Wartawan China Rasis Geng Shuang Wall Street Journal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :