Sabtu, 11/04/2020 01:18 WIB

Syahrul Yasin Limpo: Per Hektare Jagung Mampu Entaskan Kemiskinan

Salah satu kunci untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan di pedesaan adalah menjalankan sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo panen dan tanam perdana jagung di desa Batee Raya, Kecematan Juli, Kabupaten Bireuen, Jumat (21/2).

Bireuen, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melakukan panen dan tanam jagung perdana di desa Batee Raya, Kecematan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat (21/2).

Syahrul mengatakan, salah satu kunci untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan di pedesaan adalah menjalankan sektor pertanian dengan sentuhan teknologi.

"Yang pasti mengentaskan kemiskinan agar orang tidak miskin dan yang pasti membuka lapangan pekerjaan agar rakyat punya tempat bekerja yang baik adalah menjalankan pertanian," kata Syahrul.

Menurut Syahrul, jika pertanian di desa semakin membaik, maka kehidupan warganya pun sudah pasti sejahtera. Sebagai contoh, Sulawesi Selatan, awalnya pendapatan petaninya di sektor pertanian Rp8 juta menjadi 48,2 juta.

"Apalagi di sini (Aceh). Lahan-lahan di sini sangat menjanjikan dan siap ditanami. Allah sudah kasih Aceh seperti ini," kata Syahrul.

Syahrul mengaku mempunyai lahan yang lebih kemarau dari lahan yang ada di Bireuen. Berbatu-batu, tapi setelah ditanami jagung rakyatnya sejahtera.

"Kabupaten ini sangat menjanjikan untuk membuat petani sejahtera. Kenapa? Satu hektare jagung itu bisa menghasilkan 5-6 ton, kalau di Makassar bisa sampai 7 ton. Jika 7 ton itu dikali Rp3.000 per kg, maka hasilnya Rp24 juta per hektare," terang Syahrul.

"Jika biaya per hektare Rp3,5 juta, maka masih tersisah Rp24 juta per bulan. Kalau Rp21 juga dibagi tiga orang, berarti per orang Rp7 juta. Itu lebih tinggi dari gaji pak Dandim," sambungnya.

Sekekadar diketahui, luas lahan jagung di Bireuen 11 ribu hektare.

TAGS : Panen Jagung Syahrul Yasin Limpo Tanam Jagung Mengentaskan Kemiskinan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :