Minggu, 29/03/2020 19:19 WIB

Syahrul Yasin Limpo Minta Eksportir Genjot Ekspor Produk Olahan Pertanian

Mendorong ekspor produk olahan pertanian adalah salah satu upaya Syahul dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian Indonesia.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepasan Ekspor Produk Pertanian dan Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) di Kawasan Industri Modern di Medan, Sumater Utara, Kamis (20/2).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak para pelaku usaha untuk mengekspor produk pertanian dalam bentuk produk olahan.

Ajakan itu disampaikan pada saat Pelepasan Ekspor Produk Pertanian dan Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) di Kawasan Industri Modern di Medan, Sumater Utara, Kamis (20/2) kemarin.

Mendorong ekspor produk olahan pertanian adalah salah satu upaya Syahul dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian Indonesia.

"Kami akan dorong para eksportir agar tidak lagi mengekspor komoditas pertanian dalam bentuk gelondongan, kami harapkan para eksportir bisa belajar untuk mengekspor produk pertanian dalam bentuk produk olahan," ujar Syahrul.

Menurut Syahrul, pihaknya bersama perbankan dan pemerintah daerah siap untuk memberi dukungan penuh kepada para eksportir dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), dirinya optimis pembangunan pertanian terutama di daerah Sumatera Utara dapat terus meningkat.

Hal ini diperkuat dengan data ekspor komoditas Sumut di tahun 2018 yang mencapai nilai Rp26,6 triliun, dan meningkat di tahun 2019 dengan nilai mencapai Rp32,2 triliun.

"Saya senang hari ini eksportir yang datang banyak yang berminat untuk menggunakan KUR, saya minta dengan Gubernur ini bisa difasilitasi, kita butuh energi yang kuat termasuk dari Pemda untuk bisa mendorong komoditi pertanian berskala ekspor," ungkap Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan sebagai negara tropis, pertanian Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk bersaing dan memenangkan pasar dunia. Hal ini dibuktikan Provinsi Sumatera Utara yang berhasil melepas ekspor 28 komoditas pertanian senilai Rp79,6 milyar ke 28 Negara.

"Hari ini kita kembali membuktikan, ekspor pertanian adalah sesuatu yang menjanjikan. Hari ini saya juga menjadi sangat yakin dengan potensi pertanian kita, karena sarang burung walet kita tetap bisa masuk ke China. Ini membuktikan dalam situasi apapun kebutuhan dunia terhadap pertanian kita tetap terbuka," tegas Syahrul.

TAGS : Syahrul Yasin Limpo Produk Olahan Pertanian Sarang Burung Walet




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :