Senin, 06/04/2020 14:42 WIB

Abaikan Sanksi AS, Iran Segera Rilis Jaringan 5G

Layanan internet super cepat yang didukung teknologi 5G adalah kebutuhan untuk bisnis di Iran.

Jaringan 5G (Foto: Press TV)

Teheran, Jurnas.com - Menteri Telekomunikasi Iran, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Mohammad Javad Azari Jahromi mengatakan negara itu akan memulai generasi kelima dari komunikasi internet, yang dikenal sebagai 5G, pada tahun kalender Persia berikutnya mulai akhir Maret.

Dinukil dari Press TV, Jahromi mengatakan Iran sudah melakukan semua persiapan yang diperlukan untuk meluncurkan jaringan 5G.

"Regulasi memperkenalkan aturan ... kami berharap kami dapat mengimplementasikan versi pertama dari jaringan 5G di Iran tahun depan dan mulai menawarkan layanan," kata Jahromi.

Layanan internet super cepat yang didukung teknologi 5G adalah kebutuhan untuk bisnis di Iran.  Karena itu, ia mengatakan, kementeriannya sudah mengeluarkan seruan kepada para pakar untuk berkontribusi pada implementasi lebih cepat dari jaringan baru di Negeri Para Mullah.

Meskipun menghadapi rezim keras sanksi ekonomi Amerika Serikat (AS), Iran sudah membuat langkah besar dalam memperluas cakupan layanan internet cepat generasi keempat, yang dikenal sebagai 4G, ke hampir semua kota, kota dan desa di seluruh negeri.

Data pemerintah saat ini menunjukkan hampir 70 juta orang, termasuk populasi di 1.242 kota Iran serta 80 persen desa dengan lebih dari 20 rumah tangga, memiliki akses ke layanan broadband yang ditawarkan oleh tiga operator seluler.

Angka itu sekitar 300.000 pada 2013 ketika pemerintahan administratif saat ini yang dipimpin oleh Presiden Hassan Rouhani datang ke kantor, kata Jahromi, Kamis.

Pengumuman tentang kemajuan Iran dalam komunikasi internet datang hampir seminggu setelah pihak berwenang melaporkan serangan cyber besar yang mempengaruhi layanan di seluruh negeri.

Pengguna mengalami gangguan pada layanan pekan lalu sebagai akibat dari serangan denial-of-service (DDoS) terdistribusi yang kuat yang dimulai tengah hari pada 8 Februari dan berlanjut berjam-jam.

TAGS : Sanksi Amerika Serikat Generasi Kelima Pemerintah Iran Bisnis Ekonomi Mohammad Javad Azari Jahromi -




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :