Rabu, 19/02/2020 08:40 WIB

PetaBencana.id, Platform Pelaporan Bencana Via Medsos

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Yayasan Peta Bencana dan didukung PLN dan BRI meresmikan dan meluncurkan platform PetaBencana.id

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Yayasan Peta Bencana dan didukung PLN dan BRI meresmikan dan meluncurkan platform PetaBencana.id

Jakarta, Jurnas.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Yayasan Peta Bencana dan didukung PLN dan BRI meresmikan dan meluncurkan platform PetaBencana.id yang menyediakan informasi bencana secara waktu nyata. Platform itu juga menyediakan komunikasi yang transparan antara warga dan lembaga pemerintah untuk mengurangi risiko dan mempercepat waktu tanggap darurat.

Nashin Mahtani, direktur Petabencana.id mengatakan, PetaBencana.id merupakan platform yang terbuka dan gratis dalam menyediakan informasi bencana real-time dan komunikasi transparan antara warga dan lembaga pemerintah, untuk mengurangi risiko dan mempercepat waktu tanggap darurat.

“Platform online ini memanfaatkan penggunaan media sosial untuk memilah informasi bencana dari warga di lokasi bencana, yang memiliki informasi paling mutakhir, dan menampilkan informasi ini langsung  dalam peta berbasis web,” ujar Nashin Mahtani pada saat peluncuran Petabencana.id yang dihadiri juga oleh Letjen Doni Monardo, Kepala BNPB di Gedung Graha BNPB pada hari Selasa (11/02).

"Di sela peluncuran Petabencana.id, Yayasan Peta Bencana dan BNPB, didukung oleh PLN dan Bank BRI, menjadi tuan rumah kegiatan nasional kesiapsiagaan bencana , bernama #112Challenge. Lebih dari 125 organisasi di 56 kabupaten/kota dan 17 provinsi di Indonesia berpartisipasi dalam kompetisi skala nasional tersebut, di mana warga mensimulasikan pelaporan banjir dan pembagian informasi real-time melalui PetaBencana.id. Dengan inisiatif ini kami berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dari tingkat masyarakat dengan semangat gotong royong,” tambah Nashin. 

Nashin Mahtani menambahkan bahwa almarhum Pak Sutopo sangat mempunyai peran penting dalam pengembangan Petabencana.id sebagai media utama berbagi informasi bencana yang diharapkan dapat menghasilkan gambaran yang komprehensif dari kejadian bencana, dan memungkinkan warga, lembaga kemanusiaan, dan instansi pemerintah untuk membuat keputusan berbasis informasi yang memadai pada keadaan darurat.

“Transparansi platform ini menyediakan keterbukaan akses pada informasi darurat yang dibutuhkan untuk membuat keputusan bagi warga, organisasi komunitas, lembaga kemanusiaan, dan lembaga pemerintah, sehingga membangun kolaborasi dan respon yang terkoordinasi dalam kejadian bencana di seluruh wilayah Indonesia,” katanya. 

Sejak tahun 2013, PetaBencana.id sudah digunakan oleh jutaan pengguna di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta kota besar lain seperti Kota Bandung, Semarang dan Surabaya. Yayasan Peta Bencana mengembangkan platform tersebut dan memenangkan beberapa penghargaan seperti United Nations Public Service Award 2019. Palang Merah Internasional juga merekomendasikan proyek ini sebagai model untuk partisipasi masyarakat dalam respon bencana.

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan PetaBencana.id dimulai pada 2013 dan hanya bisa digunakan untuk informasi banjir di Jakarta. Platform tersebut memungkinkan keterlibatan masyarakat dalam menginformasikan banjir sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

"Hari kita meresmikan platform yang bisa digunakan di seluruh Indonesia untuk berbagi informasi tentang kebencanaan," kata Doni.

Menurut Doni, berbicara tentang keterlibatan masyarakat dalam PetaBencana.id harus mengenang mantan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB almarhum Sutopo Purwo Nugroho.

"Beliau yang ikut melahirkan PetaBencana.id. Beliau juga yang menggagas keterlibatan publik dalam program tersebut sehingga seluruh kegiatan dan dampak banjir bisa langsung diketahui publik," tuturnya.

Doni mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Peta Bencana dan pihak-pihak yang terlibat dalam perumusan PetaBencana.id, terutama PLN dan BRI sebagai badan usaha milik negara yang memiliki komitmen penuh dalam penanggulangan bencana.

Sejak 2013 PetaBencana.id sudah digunakan jutaan pengguna di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, kemudian dikembangkan ke kota-kota besar lainnya. PetaBencana.id merupakan proyek manajemen bencana peringatan dini dan penguatan kapasitas dukungan keputusan di Indonesia yang merupakan bagian dari USAID BNPB InAware. (Asr)

TAGS : Pelaporan Bencana Lembaga BNPB Yayasan Peta




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :