Rabu, 12/08/2020 14:10 WIB

Panen Perdana Pisang Kepok Tanpa Jantung Produk Balitbangtan

Balitbangtan sebagai penghasil teknologi mempunyai kewajiban mengawal inovasi teknologi yang dihasilkan ditengah masyarakat.

Panen perdana pisang kepok tanpa jantung (Foto: Jurnas/Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan panen perdana pisang kepok tanpa jantung di Selayo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Sekretaris Balitbangtan, Hardiyanto mengatakan, Balitbangtan sebagai penghasil teknologi mempunyai kewajiban mengawal inovasi teknologi yang dihasilkan ditengah masyarakat.

Ia berharap dengan inovasi tersebut, pisang kepok tanjung dapat terus dikembangkan sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di kawasan Selayo.

Pisang Kepok Tanjung atau Pisang Kepok Tanpa Jantung merupakan hasil kekayaan plasma nutfah Indonesia yang dikemas menjadi satu varietas unggul oleh Balitbangtan pada 2010.

Dalam proses pembentukan buahnya tidak terdapat bunga pisang yang tersisa (semua menjadi buah) maka dengan sifat seperti ini tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit khususnya penyakit layu bakteri yang biasa menyerang pertanaman pisang.

Sementara itu, Bupati Solok H. Gusmal, menyampaikan terima kasih kepada Balitbangtan yang mengangkat kembali pisang kepok menjadi komoditas pilihan masyarakat Kabupaten Solok dan Sumatera Barat pada umumnya.

Mengusung tema "Mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian", Balitbangtan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dan Bank Indonesia dalam panen perdana tersebut.

Kegiatan Panen pisang kepok Tanjung ini dihadiri oleh sekitar 350 orang yang terdiri dari peneliti, penyuluh, jajaran pemerintah daerah kabupaten solok, kelompok tani, swasta dan penanggung jawab Kostra Tani wilayah sumatera barat.

TAGS : Pisang Kepok Tanpa Jantung Sumatera Barat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :