Kamis, 21/01/2021 06:31 WIB

Rektor UT Puji Peran Media Gaungkan Pendidikan Jarak Jauh

Ojat Darojat mengapresiasi peran media massa dalam mensosialisasikan pendidikan jarak jauh (PJJ) kepada masyarakat luas.

Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Ojat Darojat mengapresiasi peran media massa dalam mensosialisasikan pendidikan jarak jauh (PJJ) kepada masyarakat luas.

Dia mengatakan, dengan semakin dikenalnya PJJ sebagai salah satu alternatif menempuh pendidikan tinggi, Universitas Terbuka yang sudah sejak awal menerapkan PJJ juga kebanjiran peminat.

"Masa keemasan UT itu tahun 2010. Ketika itu memiliki 650 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia. Tapi sejak 2011 sampai 2017 cuma menyisakan 280.000-an mahasiswa. Lalu 2018 sampai sekarang sudah meningkat jadi 312 ribu mahasiswa," kata Ojat dalam kegiatan `Temu Media Massa` di Wisma II Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, pada Senin (27/1).

"Ini buah kerja keras humas dan rekan-rekan media massa yang menyampaikan tentang UT ke masyarakat luas. Para rektor perguruan tinggi se-Indonesia juga semakin mengenal UT," imbuh dia.

Ojat menerangkan, selama ini Universitas Terbuka tidak hanya menampung para calon mahasiswa dari lulusan anyar (fresh graduate) sekolah menengah atas (SMA).

Kampus yang menerapkan perkuliahan secara daring (online) dan luring (offline) itu juga menyasar kelas pekerja (working people), yang ingin meningkatkan kompetensinya tanpa harus mengorbankan pekerjaan.

"Memang sejak 1984 UT didirikan, tujuannya untuk pemerataan akses perguruan tinggi. Karena itu, biaya UKT (uang kuliah tunggal)-nya harus murah, terjangkau, tapi tidak murahan," jelas dia.

Kini, Universitas Terbuka telah membuka pendidikan mulai dari jenjang diploma, sarjana, pasca sarjana, hingga doktoral.

Khusus jenjang doktoral, baru dibuka untuk dua program studi (prodi) yakni Prodi Manajemen dan Prodi Administrasi Publik.

"Sejak tahun 2020 ini kami sudah mulai menerima mahasiswa S3 UT," tandas Ojat.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Hubungan Internasional dan Kemitraan (PPHIK) Universitas Terbuka Dian Budiargo mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara media dan UT selama ini.

"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan punya tujuan sama, untuk menjadikan UT sebagai benchmark perguruan tinggi PJJ di Indonesia maupun di dunia," ujar Dian.

TAGS : Rektor UT Ojat Darojat Universitas Terbuka Pendidikan Jarak Jauh




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :