Rabu, 26/02/2020 17:41 WIB

Gempa Bumi Tewaskan Puluhan Jiwa di Turki

Setidaknya lima bangunan runtuh di kota Sivrice, sebuah kota wisata tepi danau dengan sekitar 4.000 orang.

Ilustrasi Gempa

Jakarta, Jurnas.com - Gempa bumi kuat melanda provinsi Elazig di Turki Timur, sekitar 350 mil di timur Ankara, Sabtu (25/01) waktu setempat.

Setidaknya 22 tewas dan 1.100 orang terluka, 34 serius, dalam gempa 6,8 skala Richter, yang melanda wilayah tersebut.

Petugas penyelamat terus menyisir gedung-gedung yang runtuh, saat gempa susulan berlanjut Sabtu.

Dilansir nypost, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu, berbicara pada konferensi pers yang disiarkan televisi di dekat pusat gempa, mengatakan 39 orang telah diselamatkan dari puing-puing bangunan yang runtuh, termasuk seorang wanita itu.

Wanita itu diselamatkan setelah memanggil kerabatnya dari ponselnya dan memberi tahu mereka di mana dia terjebak. Sementara lebih dari 20 orang masih hilang.

Badan bencana Turki mengatakan hampir 400 gempa susulan, yang terkuat dengan kekuatan 5,4 dan 5,1, mengikuti gempa utama.

Setidaknya lima bangunan runtuh di kota Sivrice, sebuah kota wisata tepi danau dengan sekitar 4.000 orang. 25 bangunan lainnya di provinsi tetangga Malatya hancur.

Angkatan bersenjata Turki dikerahkan untuk membantu pemulihan, membagi-bagikan tenda, tempat tidur, dan selimut saat suhu semalam turun di bawah titik beku.

Masjid, sekolah, ruang olahraga dan asrama siswa dibuka untuk ratusan orang yang meninggalkan rumah mereka setelah gempa.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan di Twitter semalam bahwa semua langkah telah diambil untuk "memastikan bahwa gempa bumi yang terjadi di Elazig dan dirasakan di banyak provinsi diatasi dengan jumlah kerugian paling sedikit."

Media pemerintah di Suriah dan Iran sama-sama melaporkan gempa itu terasa hingga ke negara mereka.

TAGS : Gempa Bumi Warga Turki




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :